Rabu, 21 Desember 2011

AGENDA ACARA KONFERENSI CABANG I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Sangatta, 27-31 Oktober 2011 Jum’at 28 Oktober 2011 20:00 – 21:00 = Acara Pembukaan (Open Ceremoni) 1. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan Sari Tilawah 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI 3. Laporan Ketua Panitia 4. Sambutan-sambutan • Sambutan Ketua Umum HMI Cabang Sangatta • Sambutan PMD KAHMI Kab. Kutai Timur sekaligus membuka acara 5. Do’a 6. Penutup. 21:00. – 21:30 = Coffee Break 21.30. – 02.00 : Sidang Pleno I 1. Absensi peserta. 2. Pembahasan Agenda Acara dan Tata Tertib Konferensi Cabang I (KONFERCAB) HMI Cabang Sangatta. 3. Pemilihan Presidium Sidang Konfrensi Cabang 1 HMI cabang Sangatta. Sabtu, 29 Oktober 2011 08:00 – 02:00 = Musyawarah KOHATI HMI Cabang Sangatta Minggu, 30 Oktober 2011 = Lanjutan Konfercab 08.30. – 14:00 : Sidang Pleno II 1. Laporan pertanggung jawaban Pengurus HMI Cabang Sangatta Priode 2010-2011. 2. Pandangan dan tanggapan umum terhadap laporan pertanggung jawaban pengurus HMI Cabang Sangatta. 3. Pandangan akhir terhadap LPJ pengurus HMI Cab. Sangatta priode 2010-2011. 4. Pernyataan demisioner Pengurus HMI Cabang Sangatta Priode 2010-2011. 16.00. – 00:00 : Sidang Pleno III 1. Absensi peserta 2. Pembagian Sidang Komisi 3. Pemilihan Pimpinan Sidang Komisi 4. Sidang Komisi a. Program Kerja b. Rekomendasi (intern dan ekstern organisasi) c. Kriteria Ketua Umum 5. Paripurna Sidang Komisi Senin, 31 Oktober 2011 00:30 – 02:00 : Sidang Pleno IV 1. Pembahasan Tata Tertib Pemilihan 02:00 – 02:30 : Istirahat (coffe break) 02:30 – 05:25 : Lanjutan Sidang Pleno IV 1. Pencalonan Ketua Umum/ Formateur 2. Pemilihan Ketua Umum/ Formateur 3. Pencalonan Mide Formateur 4. Pemilihan Mide Formateur 5. Pencalonan Majelis Pekerja Konsultasi Pengurus Cabang (MPK-PC) 05.25. – selesai : Penutupan (Closing Ceremoni) TATA TERTIB KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA SANGATTA, 27-31 OKTOBER 2011 01. N A M A Kegiatan ini diberi nama Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta yang disingkat KONFERCAB I HMI Cabang Sangatta. 02. TEMPAT DAN TANGGAL PELAKSANAAN Kegiatan ini dilaksanakan di Sangatta Kabupaten Kutai Timur yang bertempat di Hotel Sangatta Prima pada tanggal 29 Dzulqaidah-04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan dengan tanggal 27 s/d 31 Oktober 2011 M. 03. S T A T U S a. Konferensi Cabang merupakan musyawarah utusan komisariat. b. Konferensi cabang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi ditingkat cabang. c. Konferensi Cabang diadakan 1 (satu) tahun sekali. 04. KEKUASAAN DAN WEWENANG a. Meminta laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus Cabang. b. Menetapkan program kerja pengurus Cabang. c. Memilih Pengurus Cabang dengan jalan memilih Ketua Umum merangkap sebagai Formateur dan 2 (dua) orang Mide Formateur. d. Menetapkan calon Anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Cabang (MPK-PC). e. Merumuskan dan menetapkan rekomendasi Intern dan Ekstern HMI Cabang Sangatta. 05. PESERTA a. Peserta Konfrensi Cabang adalah utusan/peninjau komisariat, kohati cabang, BPL, Lembaga Pengembangan Profesi, anggota MPK PC dan undangan pengurus cabang. b. Pengurus Cabang adalah Penanggung Jawab penyelenggaraan Konfrensi Cabang (KONFERCAB) , komisariat Persiapan, MPK PC dan undangan pengurus cabang adalah peserta peninjau. c. Peserta Utusan Penuh mempunyai hak suara dan hak bicara sedangkan peserta utusan peninjau mempunyai hak bicara. 06. HAK PESERTA a. Peserta Utusan Penuh Mempunyai Hak Suara dan Hak Bicara. b. Peserta Utusan Peninjau Mempunyai Hak Bicara. 07. TANGGUNG JAWAB PESERTA a. Menjaga Keputusan-keputusan Konfrensi Cabang I HMI Cabang Sangatta. b. Menjaga Ketertiban dalam Forum Sidang dan di lingkungan KONFERCAB. c. Menjaga Kondisi aman dan tertib, baik dalam forum sidang dan lingkungan KONFERCAB. d. Harus berpakaian rapi (bebas pantas) dianjurkan memakai baju batik. e. Bagi HMI-Wati (KOHATI) wajib memakai busana Muslimah (dianjurkan memakai rok dan jilbab) f. Tidak diperbolehkan membawa senjata tajam dan narkoba miras di dalam Forum Sidang maupun di lokasi Konfrensi Cabang. g. Hadir 10 (sepuluh) menit sebelum sidang dimulai. 08. SIDANG –SIDANG a. Sidang Pleno Sidang Pleno terdiri dari: • Sidang Pleno I (Agenda acara, tata tertib dan Pemilihan Presidium Sidang Konfercab) • Sidang Pleno II (Laporan pertanggung Jawaban Pengurus Cabang) • Sidang Pleno III (Sidang Komisi) • Sidang Pleno IV (Tata terib pemilihan dan Pemilihan) b. Sidang Komisi Sidang Komisi terdiri dari : • Komisi I : Program Kerja • Komisi II : Rekomendasi (Intern dan Ekstern) • Komisi III : Kriteria Ketua Umum/Formateur 09. PIMPINAN SIDANG  Panitia Pengarah (Stering Committee)  Presidium Sidang sebanyak 3 (tiga) orang.  Pimpinan Sidang Komisi 10. TUGAS-TUGAS PIMPINAN SIDANG a. Panitia Pengarah (Stering Committee) 1. Memimpin sidang sampai terpilihnya Presidium Sidang Konfrensi Cabang II HMI Cabang Sangatta 2. Membantu Tugas-Tugas Presidium Sidang Konfrensi I 3. Membantu Tugas-Tugas Pimpinan Sidang Komisi 4. Menyiapkan Konsideran dan seluruh Ketetapan Konfrensi Cabang I • Acuan Agenda Acara dan Tata Tertib Konfrensi • Acuan Rekomendasi Konfrensi Cabang • Acuan Program Kerja Kepengurusan Periode 2011-2012 • Acuan Tata Tertib pemilihan dan Acuan Kriteria Ketua Umum/Formateur b. Presidium Sidang 1. Memimpin Sidang Pleno 2. Mengatur Sidang Komisi c. Pimpinan Sidang Komisi Memimpin Sidang Komisi 11. QUORUM a. Konfrensi Cabang I dinyatakan sah apabila dihadiri minimal ½+1 atau (setengah) lebih satu jumlah utusan penuh. b. Apabila point “a” tidak terpenuhi maka KONFERCAB diundur 1 x 30 menit dan setelah itu dinyatakan sah c. Sidang Pleno dinyatakkan sah apabila dihadiri minimal ½+1 atau (setengah) lebih satu jumlah peserta Konfrensi. d. Apabila point C tak dapat terpenuhi maka sidang Pleno di undur 1 x 30 menit dan setelah itu dapat di nyatakan sah e. Sidang Komisi dapat dinyatakan sah apabila dihadiri minimal ½+1 (setengah) lebih satu jumlah peserta Sidang Komisi dan apabila hal tersebut tak dapat terpenuhi maka Sidang Komisi di undur 1 x 30 menit dan setelah itu dapat di nyatakan sah. 12. KEPUTUSAN a. Keputusan di ambil dengan cara musyawarah untuk mufakat b. Apabila poin “a” tidak dapat terpenuhi maka dapat dilakukan lobbying c. Dan apabila point “a” dan “b” tidak dapat terpenuhi maka keputusan dapat diambil dengan cara suara terbanyak (votting). 13. PENUTUP Hal-hal lain yang belum diatur dalam tata tertib ini diserahkan kepada kebijakan Presidium sidang atas persetujuan dan kesepakatan peserta Konfrensi. DRAFT PROGRAM KERJA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA PERIODE 2011 – 2012 MUKADDIMAH Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan manusia dalam kondisi bebas dan merdeka, karena kemerdekaan pribadi adalah hak azasi manusia yang pertama. Tiada satu hal pun yang lebih berharga dari pada kemerdekaan itu, sifat dan suasana bebas serta merdeka sangat diperlukan terutama pada fase saat manusia dalam usia pembentukan dan pengembangan. Fase pembentukan dan pengembangan ini pada manusia terutama berada dalam masa remaja atau generasi muda. Mahasiswa dan kwalitas-kualitas yang dimilikinya menduduki kelompok elit dalam generasinya, sifat kepeloporan, keberanian dan kritis adalah cirri dari kelompok elit dalam generasi muda yaitu kelompok mahasiswa itu sendiri. Sifat kepeloporan, keberanian, futuristic, kritis kretif dan inovatif yang didasarkan pada objektifitas dapat dimainkan dengan baik oleh seluruh kader HMI apabila mereka dalam suasana bebas merdeka, demokratis, rasional dan objektif. Status HMI sebagai organisasi mahasiswa (pasal 7 AD HMI) memberi petujuk dimana HMI berspesialisasi. Spesialisasi tugas ini yang disebut dengan fungsi HMI yairu sebagai organisasi kader (pasal 8 AD HMI). Melalui aktifitas fungsi kekaderan HMI, hendaknya mampu membentuk kader yang berkualitas dan komit terhadap nilai-nilai kebenaran (tauhid) seta menjadi alat perjuanagan dalam mentranspormasi gagasan dan aksi terhadap rumusan cita yang ingin dibangun (pasal 4 AD HMI) yakni “terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.” HMI sebagai organisasi perjuangan dalam menyusun agenda gerakan organisasi (program kerja dan kebijakan) sepatutnya mendekatkan diri pada realitas masyarakat dan secara intens berusaha membangun proses dialektika secara objektif dalam pencapaian tujuan. Daya sorot HMI terhadap persoalan, tergambar pada penyikapan kader yang memiliki keberpihakan pada kaum tertindas (mustadha’afin) kemudian memperjuangkan kepentingan kelompok ini dan membekalinya dengan senjata ideologis yang kuat untuk melawan kaum penindas (mustakbirin) LANDASAN THEOLOGI • Sesungguhnya Allah SWT, tidak akan merubah nasib suatu kaum/bangsa, sehingga mereka merubah sendiri apa yang ada pada diri (jiwa) mereka (Q.S : Arra’ad : 12) • Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan meraka laksana bangunan yang rapi dan kokoh (Q.S : Ash Shaff : 4) • Barang siapa yang berbuat baik lelaki maupun perempuan sedangkan ia beriman, maka pastikan kami (Allah) berikan kepadanya hidup yang bahagia dan pasti kami (Allah) berikan pahala bagi mereka dengan sebaik-baiknya apa yang telah merka perbuat (Q.S : Anh Nahl : 3) • Dan tidaklah aku (Allah) ciptakan jin dan manusia kecuali untuk berbakti kepada kepada-Ku (Q.s : Adz-Dzariyat : 56) • Kejahatan yang terorganisir akan mampu mengalahkan dan menghancurkan kebaikan yang tidak terorganisir LANDASAN KONSTITUSI  UUD 1945 dan Panca Sila  Anggaran Dasar Himpunan Mahasiswa Islam pasal 4, 5, 6, 7, 8 dan 9  Anggaran Rumah Tangga Himpunan Mahasiswa Islam pasal 15, 16, 29, 30 dan 31  Pedoman Kerja Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam, khususnya tentang Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Kerja Bidang dalam Pengurus HMI Cabang hasil Kongres XXVII di Depok PROGRAM KERJA 1. BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA 1. Wajib melaksanakan LK II (Intermediate Training) Tingkat Nasional minimal 1 kali dalam satu periode kepengurusan. 2. Melaksanakan Up-Grading Nilai Dasar Perjuangan (NDP). 3. Melaksanakan Training Of Trainer (TOT) Nilai Dasar Perjuangan (NDP). 4. Melaksanakan Senior Course. 5. Memformulasikan Kajian Rutin Tingkat Komisariat. 2. BIDANG PEMBINAAN APARAT ORGANISASI 1. Melaksanakan bedah Konstitusi HMI minimal 1 (satu) kali dalam sebulan. 2. Melaksanakan Up-Grading manajemen organisasi dan kepemimpinan. 3. Melakukan kegiatan-kegiatan terfokus (kondisional) peningkatan dan pemahaman potensi serta kualitas organisasi. 4. Menindak tegas anggota HMI Cabang Sangatta yang bermasalah secara konstitusi. 3. BIDANG PERGURUAN TINGGI KEMAHASISWAAN DAN PEMUDA 1. Membentuk Study Club atau organisasi partikulir keilmuan kader-kader HMI sebagai media taktis perjuangan HMI di Kampus. 2. Melakukan sosialisasi aktif pada tingkat pelajar dan mahasiswa secara sistematis dan gradual. 3. Merumuskan pola rekruitmen kader dengan melibatkan PTKP Komisariat. 4. Pendistribusian Kader HMI yang potensial dalam lembaga Kemahasiswaan di kampus. 5. Membangun kerjasama dan komunikasi aktif dengan OKP dan unsur-unsur sosial kemasyarakatan yang lain. 4. BIDANG PARTISIPASI PEMBANGUNAN DAERAH 1. Mengadakan kajian dan evaluasi aktif atas APBD Kutai Timur selama minimal 1 kali satu tahun. 2. Meningkatkan hubungan/ kerjasama dengan pemerintah/OKP/ORMAS/LSM dan Organisasi Sosial dan Politik dengan tetap menjaga sifat Independensi HMI. 3. Mengevaluasi secara komprehenship pelaksanaan Program GERDABANGAGRI dan TAMAN MAKMUR. 4. Melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mampu mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan (sharing, hearing, Pelatihan, Advokasi, Demonstrasi dan lain-lain). 5. Melaksanakan kajian-kajian kedaerahan dalam konteks kekinian secara berkelanjutan sebagai upaya pemenuhan nurisi keilmuan kader HMI dalam konteks kedaerahan. 5. BIDANG PEMBERDAYAAN UMAT 1. Melaksanakan safari dakwah. 2. Melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). 3. Melaksanakan pelatihan fardlu kipayah dan khutbah. 4. Membuat Buletin Dakwah secara berkelanjutan. 5. Melaksanakan kajian ke-Islam-an pada tingkat pelajar. 6. Membangun komunikasi aktif dan kerjasama lintas kelembagaan dengan tokoh-tokoh Agama yang ada di Kutai Timur. 6. BIDANG KEWIRAUASAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI 1. Melaksanakan Seminar kekaryaan dan kewirausahaan. 2. Melaksanakan Pelatihan Kekaryaan (kondisional). 3. Membangun kerjasama dibidang usaha dengan instansi atau perusahaan di Kutai Timur demi pengembangan dan aktualisasi keilmuan dibidang kewirausahaan bagi kader HMI. 4. Membuat buletin dan media-media sejenis, sebagai wadah aspirasi, aktualisasi dan perjuangan kader HMI. 5. Mengupayakan kelengkapan atribut-atribut HMI. 7. BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 1. Melaksanakan LKK (Latihan Khusus Kohati). 2. Melaksanakan kajian rutin (khusus HMI-Wati). 3. Membangun komunikasi akif dan kerjasama dengan lembaga keperempuanan yang ada di Kutai Timur. 4. Melaksanakan kajian Pedoman Dasar Kohati (PDK) 5. Melaksanakan Up-Grading kepengurusan. 8. ADMINISTRASI DAN KESEKRETARIATAN 1. Melaksanakan Pelatihan Admintrasi dan Kesekretariatan HMI. 2. Mengawal progres pembangunan sekretariat Cabang yang permanen. 3. Pengadaan perpustakaan HMI. 4. Menjaga asset-asset organisasi HMI Cabang Sangatta. 5. Pengadaan papan struktur kepengurusan. 6. Membuat database anggota HMI cabang Sangatta. 9. BIDANG KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN 1. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang mampu menjadi sumber dana HMI Cab. Sangatta. 2. Menegakkan tertib administrasi keuangan. 3. Menformulasikan dan melaksanakan pelatihan tertib administrasi keuangan di tingkat Komisariat. 4. Melengkapi sarana dan prasarana sekretariat HMI Cab. Sangatta. 5. Membuat matriks anggaran selama satu periode kepengurusan. 10. BIDANG HAM DAN LINGKUNGAN HIDUP 1. Melakukan kajian dan advokasi mengenai pelanggaran HAM dan lingkungan hidup. 2. Melaksanakan seminar-seminar yang bertemakan HAM dan Lingkungan Hidup yang kemudian ditindak lanjuti dengan membuat rekomendasi yang ditujukan ke instiusi terkait. 3. Berperan aktif dalam menanggapi isu-isu mengenai HAM dan Lingkungan Hidup. REKOMENDASI INTERN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 1. Dengan meningkatkanya kuantitas anggota HMI cabang sangatta harusnya menjadi sepirit baru dan tanggung jawab bersama bagi segenap elementasi HMI Kab. Kutai timur untuk bahu membahu mendorong terjadinya akselerasi peningkatan kualitas, kuantitas dan eksistensi HMI dalam mengejewantahkan peran dan fungsi sebagai organisasi perkaderan sekaligus perjuangan. 2. Kepada pengurus HMI Cabang Sangatta unuk segera membentuk komisariat di STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) sebagai bagian dari peningkatan kuantitas anggota HMI Cabang Sangatta. 3. Pengurus HMI Cabang Sangatta hendaknya intens melakukan konsolidasi bersama komisariat-komisariat demi mengawal proses kaderisasi yang berkualitas serta berkesinambungan. 4. Dalam komposisi kepengurusan, kepada Ketua Umum/Formateur dan Mide Formateur agar melibatkan seluruh potensi kader HMI di Sangatta dengan tetap memperhatikan AD/ART HMI. 5. Kepada seluruh elementasi HMI Cabang Sangatta agar dapat menghidupkan pola pergaulan Islami dan nuansa religius dalam keseharian maupun dalam setiap kegiatan. 6. Pengurus HMI Cabang Sangatta tidak diperbolehkan menjadi pengurus organisasi lain selama menjabat sebagai pengurus. 7. Setiap anggota HMI Cabang Sangatta diwajibkan menjaga kebersihan, ketertiban, kenyamanan dan keamanan di lingkungan sekretariat HMI Cabang Sangatta. 8. Setiap anggaota HMI Cabang Sangatta harus lebih profesional dalam menyikapi pluralitas yang ada di Internal HMI Cabang sangatta. 9. Mengupayakan pembentukan Badan Pengelola Latihan (BPL) dan mengakifkan kembali Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI). REKOMENDASI EKSTERN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 BIDANG PENDIDIKAN 1. Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Kutai Timur seharusnya pemberian batuan biaya pendidikan (beasiswa) bagi pelajar dan Mahasiswa dilakukan secara selektif dan tepat guna. BIDANG POLITIK 1. Mendesak kepada DPRD Kutai Timur untuk melakukan evaluasi & publikasi penggunaan APBD Kutim. 2. Mendesak pemerintah Kutai Timur dalam mengaktualisasikan otonomi pada tingkat desa di Kutai Timur sebagai pengejawantahan Undang-Undang no. 32 tahun 2004. 3. Menjamin obyektifitas kebijakan demi berjalannya proses demokrasi baik lokal, regional maupun nasional. BIDANG EKONOMI 1. Fokus pembangunan Kutim hendaknya diarahkan kepada perkembangan ekonomi mikro pada bidang pertanian dalam arti luas dan bidang agroindustri. 2. Dalam rangka membangun ekonomi yang berbasis kerakyatan, pemerintah daerah perlu memikirkan penyaluran bantuan-bantuan permodalan yang tidak memberatkan kepada pelaku-pelaku ekonomi kecil khususnya pedesaan. 3. Mendesak pembangunan sarana dan prasarana utama masyarakat seperti jalan, listrik, dan air sebagai penunjang akselerasi pembangunan ekonomi baik itu makro maupun mikro. BIDANG HUKUM 1. Ketegasan penegak hukum harus dimulai dari Criminal Justice System (kepolisian, kejaksaan, kehakiman) dengan memberikan sanksi tegas bagi setiap pelanggaran demi memberantas mafia peradilan dan berbagai praktek yang mematikan demokrasi. 2. Segenap produk hukum yang dirancang seharusnya memperhatikan aspirasi masyarakat dengan didahului sosialiasi yang terarah dan terukur. 3. Kejaksaan dan kepolisian harus lebih transparan dalam menangani proses hukum yang ada. 4. Pihak kejaksaan atau kepolisian maupun pengadilan negeri segera menuntaskan kasus-kasus korupsi yang selama ini mengendap di kepolisian ataupun di kejaksaan. BIDANG SOSIAL BUDAYA 1. Mendorong keberlanjutan ruang dialog yang terbuka bagi segenap elementasi masyarakat dalam suasana interaksi antar etnis secara damai dan berdampingan sebagai upaya mengeliminir gesekan-gesekan yang bernuansa SARA ( suku, agama, ras ). 2. mendesak kepada instansi terkait untuk mendorong penyelesaian persoalan yang berkembang di Taman Nasional Kutai (TNK) demi terciptanya kondisi daerah yang kondusif. BIDANG LINGKUNGAN 1. Setiap proses pengelolaan dan eksploitasi SDA harus berpijak pada prinsip-prinsip kelestarian, keseimbangan alam dan keadilan antar generasi. 2. Mendesak kepada Kepala Dinas Pertambangan, Bapeda dan Instansi terkait agar melakukan investigasi lapangan secara berkala terhadap eksploitasi dan eksplorasi perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Kutai Timur dan memberikan sanksi hukum yang tegas terhadap perusahaan yang telah melanggar ketentuan dalam hal pengelolaan limbah dan pengrusakan lingkungan secara berkala dan berkelanjutan. 3. Mendesak pemerintah Kutai Timur untuk mendorong perusahaan membuat jalan alternatif bagi perusahaan yang ada Kutai Timur. 4. Mendorong adanya pengawasan aktif masyarakat di desa-desa mengingat besarnya jumlah perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur. 5. Mendesak perusahaan tambang yang ada di kutim untuk revegetasi lahan pasca tambang. 6. Mendesak kepada pemerintah untuk menghentikan penerbitan kuasa pertambangan (KP) dalam rangka upaya penyelamatan hutan Kutai Timur. TATA TERTIB PEMILIHAN KETUA UMUM/FORMATEUR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 1. Pemilihan Calon Ketua Umum/Formateur dilakukan secara terpisah dan bertahap dengan cara : a. Pencalonan Ketua Umum/Formateur b. Pemilihan Ketua Umum/Formateur 2. Calon Ketua Umum/Formateur harus ada di ruangan sidang. 3. Pemilihan dilakukan secara umum, bebas, langsung, dan rahasia. 4. Setiap Calon Ketua Umum/Formateur dinyatakan sah apabila mendapatkan rekomendasi secara tertulis dari komisariat penuh. 5. Setiap Calon Ketua Umum/Formateur dinyatakan sah sebagai Calon Ketua Umum setelah menyatakan kesediaannya. 6. Setiap Calon Ketua Umum/Formateur yang diyatakan sah harus menyampaikan visi misi dan Curiculum Vitae serta dilanjutkan dengan berdialog dengan peserta Konferensi selama 5 menit tiap komisariat. 7. Apabila hanya ada 1 (satu) orang Calon Ketua Umum/Formateur maka dinyatakan aklamasi dan dinyatakan sebagai Ketua Umum/Formateur terpilih. 8. Apabila ada calon Ketua Umum yang memiliki suara tertinggi yang sama, maka akan diadakan pemilihan ulang. 9. Calon Ketua Umum yang memiliki suara terbanyak, maka dinyatakan sah sebagai Ketua Umum/Formateur terpilih. KRITERIA KETUA UMUM/FORMATEUR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA PERIODE 2011 – 2012 1. Bertaqwa kepada Allah SWT. 2. Dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. 3. Tidak sedang dijatuhi sanksi organisasi HMI. 4. Dinyatakan lulus mengikuti LK-II (Intermediate Training) dan dibuktikan dengan sertifikat. 5. Pernah menjabat sebagai pengurus HMI ditingkat komisariat atau cabang. 6. Ketika mencalonkan diri, mendapat rekomendasi tertulis dari komisariat. 7. Mempunyai kemampuan leadership dan kemampuan manajerial dalam berorganisasi. 8. Tidak sedang jadi pengurus partai politik manapun dan apabila terbukti bersedia maka bersedia mengundurkan diri dari salah satunya dan membuat pernyataan tertulis disertai materai 6000. 9. Mempunyai intelektualitas, loyalitas dan komitmen yang tinggi terhadap organisasi HMI. 10. Sehat jasmani dan rohani. 11. Berdomisili di wilayah Sangatta dengan dibuktikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 12. Tidak sedang menjadi pengurus di organisasi mahasiswa dan kepemudaan manapun dan apabila terbukti bersedia mengundurkan diri dari organisasi selain HMI. KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 01/KC-I/12/1432 H Tentang: AGENDA ACARA DAN TATA TERTIB KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta, dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Untuk kelancaran dan ketertiban mekanisme Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta, maka di pandang perlu untuk menetapkan agenda acara dan tata tertib sidang Konferensi Cabang I. MENGINGAT : 1. Pasal 12 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14, 15 dan 16 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno I Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 01 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 28 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Agenda Acara dan tata tertib Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta sebagaimana terlampir. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 01 DzulhijjaH 1432 H 28 Oktober 2011 M Pukul : 01:20 Wita STEERING COMMITTEE KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Arham Akbar Andi Wahyudin Steering Comitte Steering Comitte Steering Comitte KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 02/KC-I/11/1432 H Tentang: PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta, dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Untuk kelancaran dan ketertiban mekanisme Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta, maka di pandang perlu untuk menetapkan presidium sidang Konferensi Cabang I. MENGINGAT : 1. Pasal 12 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14, 15 dan 16 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno I Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 01 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 28 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Presidium Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta terdiri dari : a. Agus Zainuddin b. Saipul Mahmud c. Alfian Sinu 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 01 Dzulhijjah 1432 H 28 Oktober 2011 M Pukul : 02:00 Wita STEERING COMMITTEE MUSYAWARAH ANGGOTA CABANG II HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Arham Akbar Andi Wahyudin Steering Comitte Steering Comitte Steering Comitte KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 03/KC-I/12/1432 H Tentang: PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2010-2011 Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta, dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Untuk kelancaran dan ketertiban mekanisme Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta, maka di pandang perlu untuk menetapkan presidium sidang Konferensi Cabang I. MENGINGAT : 1. Pasal 12 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14, 15 dan 16 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno II Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 02 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 29 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Mengesahkan Laporan Pertanggung jawaban pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 2010-2011 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 02 Dzulhijjah 1432 H 29 Oktober 2011 M Pukul : 21:00 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 04/MAC-II/12/1432 H Tentang: PROGRAM KERJA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 Musyawarah Anggota Cabang II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Bahwa dalam mencapai tujuan HMI maka dipandang perlu menetapkan suatu rangkaian program kerja yang sistematis dan berkesinambungan. MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5 dan 19 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14 dan 15 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno III Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 02 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 30 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Program Kerja Pengurus HMI Cabang Sangatta periode 2011-2012 sebagaimana terlampir. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 03 Dzulhijjah 1432 H 30 Oktober 2011 M Pukul : 16:30 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 05/KC-I/12/1432 H Tentang: REKOMENDASI (INTERN DAN EKSTERN ORGANISASI) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2009-2010 Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Bahwa Himpunan Mahasiswa Islam memandang bahwa harus memberikan sikap dan pandangan tentang beberapa masalah daerah dan nasional di bidang IPOLEKSOSBUD, perguruan tinggi, Kemahasiswaan dan kepemudan serta masalah yang lainnya, maka dipandang perlu untuk menetapkan rekomendasi HMI. MENGINGAT : 1. Pasal 4, 5 dan 19 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14 dan 15 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno III Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 03 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 30 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Rekomendasi Intern dan Ektern HMI Periode 2011-2012 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 03 Dzulhijjah 1432 H 30 Oktober 2011 M Pukul : 23:30 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 06/KC-I/12/1432H Tentang: KRITERIA KETUA UMUM/FORMATEUR DAN MIDE FORMATEUR CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Untuk Kelancaran dan Ketertiban Mekanisme Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta maka dipandang perlu untuk menetapkan kriteria ketua umum/formateur dan mide formateur HMI Cabang Sangatta periode 2011-2012 MENGINGAT : 1. Pasal 12 dan 13 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14, 15 dan 16 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno III Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 31 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Rekomendasi MUSCAB II HMI Cabang Sangatta. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan idak akan diinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 04 Dzulhijjah 1430 H 31 Oktober 2011 M Pukul : 01:45 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 07/KC-I/12/1432 H Tentang: TATA TERTIB PEMILIHAN FORMATEUR DAN MIDE FORMATEUR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Untuk Kelancaran Dan Ketertiban Mekanisme Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta maka dipandang perlu untuk menetapkan tata tertib pemilihan formateur dan mide formateur. MENGINGAT : 1. Pasal 12 dan 13 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14,15, dan 16 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno IV Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 31 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Tata tertib pemilihan Formateur dan Mide formateur HMI Cabang Sangatta Periode 2011-2012. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr. Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 04 Dzulhijjah 1432 H 31 Oktober 2011 M Pukul : 02:55 Wita PRESIDIUM SIDANG MUSYAWARAH ANGGOTA CABANG II HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFRENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 08/KC-I/12/1432 H Tentang: KETUA UMUM/ FORMATEUR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 Konfrensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Bahwa untuk membentuk dan menyusun kepengurusan pengurus HMI Cabang Sangatta periode 2011-2012 maka dipandang perlu untuk memilih Ketua Umum/Formateur. MENGINGAT : 1. Pasal 12 dan 13 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14 dan 15 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno IV Konfrensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 31 Oktobar 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Memutuskan saudara : RAHMAN sebagai Ketua Umum/ Formateur HMI Cabang Sangatta periode 2011-2012. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr.Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 04 Dzulhijjah 1432 H 31 Oktober 2011 M Pukul : 04.00 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFRENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 09/KC-I/12/1432 H Tentang: MIDE FORMATEUR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 Konfrensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Bahwa untuk membantu tugas tugas formateur maka perlu dipilih mide formateur. MENGINGAT : 1. Pasal 12 dan 13 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14 dan 15 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno IV Konfrensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 31 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Memutuskan saudara NASRUDIN dan Saudara ANDI WAHYUDIN sebagai mide formateur. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr.Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 04 Dzulhijjah 1432 H 31 Oktober 2011 M Pukul : 04.35 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang KETETAPAN KONFERENSI CABANG I (KONFERCAB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Nomor : 10/KC-I/12/1432 H Tentang: MAJELIS PENGAWAS DAN KONSULTASI PENGURUS CABANG (MPK-PC) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 2011-2012 Konferensi Cabang I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Allah SWT, setelah : MENIMBANG : Bahwa untuk pengawasan dan konsultasi pelaksanaan amanah organisasi, dipandang perlu menunjuk calon anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Cabang (MPK-PC) pengurus HMI Cabang Sangatta periode 2011-2012. MENGINGAT : 1. Pasal 12 dan 14 Anggaran Dasar (AD) HMI 2. Pasal 14, 15, 45, 46 dan 47 Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI MEMPERHATIKAN : Hasil pembahasan sidang pleno IV Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta tanggal 04 Dzulhijjah 1432 H yang bertepatan pada tanggal 31 Oktober 2011 M. MEMUTUSKAN MENETAPKAN : 1. Calon calon Angota MPK-PC HMI Cabang Sangatta 2011-2012 sebagaimana terlampir. 2. Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan tidak akan ditinjau kembali kecuali terdapat kekeliruan di dalamnya. Billahittaufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum, Wr.Wb. Ditetapkan di Sangatta Pada tanggal : 04 Dzulhijjah 1430 H 31 Oktober 2011M Pukul : 05:25 Wita PRESIDIUM SIDANG KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA Agus Zainuddin Saiful Mahmud Alfian Sinu Presidium Sidang Presidium Sidang Presidium Sidang Lampiran : Ketetapan Konferensi Cabang I HMI Cabang Sangatta Nomor : 10/KC-I/11/143 H Tentang Calon Anggota Majelis Pekerja dan Konsultasi Pengurus Cabang (MPK-PC) HMI Cabang Sangatta Periode 2011-2012. 1. Abbas Husaini, S. Pd, M. Ag 2. Rahmat Giling, S.S 3. Mustafa Gaffar, S. Kel 4. Slamet Supriyano, S. TP 5. Abdul Kadir Jaelani, S. Kel 6. Arham, S. TP 7. Abd. Majid 8. Bakri Hadi 9. Wiwit Aditya 10. Andri Adiyanto, S. Hut 11. Rika Norma, S. TP 12. Anisum, S. TP DAFTAR PESERTA KONFERENSI CABANG I HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA NO NAMA KOMISARIAT STATUS UTUSAN 1 Andri Adyanto Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 2 Teguh A.S. Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 3 Ridwan Abubakar Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Penuh 4 Chairil Anwar Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 5 Lisnawati Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 6 Rusna Dewi Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 7 Dona Puspita Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 8 Ernawati Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Penuh 9 Sadam Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 10 Nasruddin Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 11 Fatmawati Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 12 Mentari Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 13 Fauzan W Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 14 M. Ali Nur Husain Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 15 Ahmad M Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 16 Khadijah Siti H Al-Amin / Kehutanan (STIPER) Peninjau 17 Rahman Al-Amin / Kelautan (STIPER) Penuh 18 Nasrullah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 19 Mustafa Gaffar Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 20 Hendriyani Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 21 M. Yungki Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 22 Arif Boli Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 23 Putriani Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 24 M. Fadli Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 25 Indrianti Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 26 Siti Munawarah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 27 Syamsul Alamsyah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 28 Juliani Junaedi Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 29 Hepy Nurazizah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 30 Masnayah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 31 Dedi Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 32 Risma Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 33 Ikhwan Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 34 Ahmad Alamsyah Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 35 Ashar Al-Amin / Kelautan (STIPER) Peninjau 36 Suwardi S. Ningrat Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 37 Solaiman Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 38 Syarifuddin Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 39 Sahriati Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 40 Muh. Saleh Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 41 Bayu Setiaji Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 42 Rustam Al-Amin / Peternakan (STIPER) Penuh 43 Chandra Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 44 Tri Agung Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 45 Saiful Mahmud Al-Amin / Peternakan (STIPER) Penuh 46 Muh. Ikbal Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 47 Ibrahim Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 48 Ratnasari Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 49 Suriyani Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 50 Nur Annisa Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 51 Sakariyah Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 52 Khairiansyah Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 53 Asdar Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 54 Jumahir Al-Amin / Peternakan (STIPER) Peninjau 55 Arham Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 56 Ibrahim Gazali Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 57 Samsul Huda Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 58 M. Rijan Rifa’i Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 59 Rizqon Pramanto S. Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 60 Jumadi Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 61 Damayanti Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 62 Umi Nur Kholifah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 63 Joko Arianto P Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 64 Ahmad Fidaus Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 65 Akbar Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 66 Anisum Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 67 Asnawati Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 68 Fajarullah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 69 Hari Listyo Utomo Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 70 Rika Norma Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 71 Subair Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 72 Suriani Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 73 Ummu Kalsum Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 74 Wisnu C. A Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 75 Toni haryono Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 76 Heri Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 77 Ardy Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 78 Ahmad Nur zulmi Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 79 Munawati Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 80 Nur Azizah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 81 Siti Rahmatiah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 82 Fahrianur Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 83 Sugar Warjaya Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 84 Ryan Fauzianur Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 85 Suyetno Teknik Pertanian (STIPER) Penuh 86 Sarini Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 87 M. Ridwan Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 88 Tien Karlina Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 89 Aswadi Arsyad Teknik Pertanian (STIPER) Penuh 90 Marhadi Teknik Pertanian (STIPER) Penuh 91 Asmaul Azizatin Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 92 Rini Yuanita Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 93 Istana Paita Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 94 Siti Hamida Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 95 Ikbal As Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 96 Hafiiz Imron Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 97 Riska Wulandari Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 98 Al Hakim Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 99 M. Daud Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 100 Mardiana Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 101 Jasma Wati Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 102 Susilawati Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 103 M. Adib Romadhoni Teknik Pertanian (STIPER) Penuh 104 Nikmah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 105 Irfan Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 106 Rusdiyansyah Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 107 Albar Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 108 M. Rifal Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 109 Ersanta Utama Teknik Pertanian (STIPER) Penuh 110 Sri Rejeki Teknik Pertanian (STIPER) Peninjau 111 Rusman Nasrun Ghani Agroteknologi / STIPER Peninjau 112 Sugeng Santoso Agroteknologi / STIPER Peninjau 113 Andi Nurjanah Agroteknologi / STIPER Peninjau 114 Wiwit Susanto Agroteknologi / STIPER Peninjau 115 Andi W Agroteknologi / STIPER Penuh 116 Aulia Maulida Agroteknologi / STIPER Peninjau 117 Hasanuddin Agroteknologi / STIPER Peninjau 118 Rochmad W Agroteknologi / STIPER Peninjau 119 Supiansyah Agroteknologi / STIPER Penuh 120 Andika Agroteknologi / STIPER Peninjau 121 Agus Suselo Agroteknologi / STIPER Peninjau 122 Jumini Agroteknologi / STIPER Penuh 123 Lisnawati Agroteknologi / STIPER Peninjau 124 M. Amin Ansyori Agroteknologi / STIPER Peninjau 125 Nia Kurniawati Agroteknologi / STIPER Peninjau 126 Salwiyani Agroteknologi / STIPER Peninjau 127 Andayani Agroteknologi / STIPER Peninjau 128 M. Junianto Agroteknologi / STIPER Peninjau 129 Rosdiana Dewi Agroteknologi / STIPER Peninjau 130 Suprioto Agroteknologi / STIPER Peninjau 131 Wiwin Wayan Agroteknologi / STIPER Peninjau 132 Yunus Agroteknologi / STIPER Peninjau 133 Murdani Ambli Agroteknologi / STIPER Peninjau 134 Dedi Ali Achmad Agroteknologi / STIPER Penuh 135 Jamaludin Agroteknologi / STIPER Peninjau 136 Suyanto Agroteknologi / STIPER Peninjau 137 Mila Karmila Agroteknologi / STIPER Peninjau 138 Rahim Usman Agroteknologi / STIPER Penuh 139 Wawan Purwanto Agroteknologi / STIPER Peninjau 140 M. Nuryanto Agroteknologi / STIPER Peninjau 141 Deki Agroteknologi / STIPER Peninjau 142 Siti Rehana Agroteknologi / STIPER Peninjau 143 Siti Rahma Agroteknologi / STIPER Peninjau 144 Suherman Agroteknologi / STIPER Peninjau 145 Saprizal Sinu Agroteknologi / STIPER Peninjau 146 Idul Saputra Agroteknologi / STIPER Peninjau 147 Yanti Agroteknologi / STIPER Peninjau 148 Edi Putra Agroteknologi / STIPER Peninjau 149 Syahnidrakham Agroteknologi / STIPER Peninjau 150 Haris Humam Agroteknologi / STIPER Peninjau 151 Romadhon Agroteknologi / STIPER Penuh 152 Muh. Zainal Agroteknologi / STIPER Peninjau 153 Abd. Kadir Agroteknologi / STIPER Peninjau 154 Sunarto Agroteknologi / STIPER Peninjau 155 Jumriana Agroteknologi / STIPER Peninjau 156 Mandayani Agroteknologi / STIPER Peninjau 157 Hariyanda Agroteknologi / STIPER Peninjau 158 Dwi Purwanti Agroteknologi / STIPER Peninjau 159 Nur Wulan Dewi. S Agroteknologi / STIPER Peninjau 160 Junia Agroteknologi / STIPER Peninjau 161 Masrina Agroteknologi / STIPER Peninjau 162 Panca Dewi Siti Agroteknologi / STIPER Peninjau 163 Munirah Agroteknologi / STIPER Peninjau 164 Fitriyani Agroteknologi / STIPER Peninjau 165 Dewi Q Agroteknologi / STIPER Peninjau 166 Alfian Sinu Agroteknologi / STIPER Peninjau 167 M. Farid Agroteknologi / STIPER Peninjau 168 Jainin Nur Alam Agroteknologi / STIPER Peninjau 169 Riza Tri Hamdani Agroteknologi / STIPER Peninjau 170 Haerul Wahid Agroteknologi / STIPER Peninjau 171 Andi Nasriadi Agroteknologi / STIPER Penuh 172 Wiwi Wibowati Agroteknologi / STIPER Peninjau 173 Nanik Yunita Agroteknologi / STIPER Peninjau 174 Fitri Astriani Agroteknologi / STIPER Peninjau 175 Epa Agustina Agroteknologi / STIPER Peninjau 176 Rohani Agroteknologi / STIPER Peninjau 177 Ita Anike Wati Agroteknologi / STIPER Peninjau 178 Y. Budi Hartono Agroteknologi / STIPER Peninjau 179 Sulis Handayani Agroteknologi / STIPER Peninjau 180 Anna Basri Agroteknologi / STIPER Peninjau 181 Rustina Agroteknologi / STIPER Peninjau 182 Amirullah. S Agroteknologi / STIPER Peninjau 183 Andi Irwan Agroteknologi / STIPER Peninjau 184 Habibie Agroteknologi / STIPER Peninjau 185 Saiful Ikhsan Agroteknologi / STIPER Penuh 186 Ngatini Agroteknologi / STIPER Peninjau 187 Suriansyah Agroteknologi / STIPER Peninjau 188 Fitriani Herman Agroteknologi / STIPER Peninjau 189 Nur Hilalia Agroteknologi / STIPER Peninjau 190 Novi Mirnani STAIS / Tarbiyah Peninjau 191 Nita Yuni Lestari STAIS / Tarbiyah Peninjau 192 Sitih hapsah STAIS / Tarbiyah Peninjau 193 Dwi Istiqomah STAIS / Tarbiyah Peninjau 194 Ervi Wilandari STAIS / Tarbiyah Peninjau 195 Meybbe Violita T STAIS / Tarbiyah Peninjau 196 Reskiyani STAIS / Tarbiyah Peninjau 197 Randi M. Gumilang STAIS / Tarbiyah Peninjau 198 Guruh Suseno STAIS / Tarbiyah Peninjau 199 Eny Wati STAIS / Tarbiyah Peninjau 200 Nano Syahruddin STAIS / Tarbiyah Peninjau 201 Aman STAIS / Tarbiyah Penuh 202 Heldawati STAIS / Tarbiyah Peninjau 203 Siti Rohani STAIS / Tarbiyah Peninjau 204 Syamsir Thamrin STAIS / Tarbiyah Peninjau 205 M. Bahrul Rohim STAIS / Tarbiyah Peninjau 206 Ali Mustofa STAIS / Tarbiyah Peninjau 207 M. Fahrudin Anshari STAIS / Tarbiyah Penuh 208 Ahmad Habib H STAIS / Tarbiyah Peninjau 209 Aspiana STAIS / Tarbiyah Peninjau 210 Musahil STAIS / Tarbiyah Peninjau 211 Septiana (asep) STAIS / Tarbiyah Peninjau 212 M. Rajab STAIS / Tarbiyah Penuh 213 Muammar Hudawi STAIS / Tarbiyah Peninjau 214 Reni Dwi Indarti STAIS / Tarbiyah Penuh 215 Eva Tri Hayati STAIS / Tarbiyah Peninjau 216 Dewi Agustina STAIS / Tarbiyah Peninjau 217 Rohayati STAIS / Tarbiyah Peninjau 218 Nasrika STAIS / Tarbiyah Peninjau 219 Wanda Meida S STAIS / Tarbiyah Peninjau 220 Cecep Ibrahim STAIS / Tarbiyah Peninjau 221 Nor halimah STAIS / Tarbiyah Peninjau 222 Muliyanti STAIS / Tarbiyah Peninjau 223 Ali Anwar STAIS / Tarbiyah Peninjau 224 Fuji Lestari STAIS / Tarbiyah Penuh 225 Nur Yanti STAIS / Tarbiyah Peninjau 226 M. Reza STAIS / Tarbiyah Peninjau 227 Endriani STAIS / Tarbiyah Peninjau 228 Mustika STAIS / Tarbiyah Peninjau 229 Indah Permata Sari STAIS / Tarbiyah Peninjau 230 Supriati STAIS / Tarbiyah Peninjau 231 Agus Zainuddin STAIS / Tarbiyah Peninjau 232 Agus Gusairi STAIS / Tarbiyah Peninjau 233 Nurus shofiah STAIS / Tarbiyah Peninjau 234 Riska STAIS / Tarbiyah Peninjau 235 Syahroni STAIS / Tarbiyah Peninjau 236 Subuh Siswanto STAIS / Tarbiyah Peninjau 237 Diandra Kurniawati STAIS / Tarbiyah Peninjau 238 Nur Istiqomah STAIS / Tarbiyah Peninjau 239 Rudi Hariyanto STAIS / Tarbiyah Peninjau 240 Bilal Asfari STAIS / Tarbiyah Peninjau 241 Alan Jaelani Ishak STAIS / Tarbiyah Peninjau 242 Aspianur STAIS / Tarbiyah Peninjau KOMISI I PROGRAM KERJA 1. Andri adiyanto 51. Nano Syahrudin 2. Teguh Ari 52. Aman 3. Ridwan AB 53. Heldawati 4. Chairil Anwar 54. Siti Rohani 5. Lisnawati 55. Syamsir Thamrin 6. Rusna Dewi 56. M. Bahrul 7. Ernawati 57. Ali Mustofa 8. Sadam 58. Donna Puspita 9. Nasruddin 10. Fatmawati 11. Mentari 12. Fauzan W 13. M. Ali Nur Husain 14. Ahmad. M 15. Khadijah Siti H 16. Rahman 17. Nasrullah 18. Arham 19. Ibrahim Ghazali 20. M. Rijan Rifai 21. Rizkon Pramanto 22. Jumadi Damayanti 23. Joko Arianto 24. Ahmad Firdaus 25. Akbar 26. Anisum 27. Asnawati 28. Fajarullah 29. Rika Norma 30. Subair Palmus 31. Rusman Nasrun Ghani 32. Sugeng Santoso 33. Wiwit Susanto 34. Andi Wahyudin 35. Aulia Maulida 36. Supiansyah 37. Jumini 38. M. Amin Anshori 39. Rosdiana Dewi 40. Suprioto 41. Murdani Ambli 42. Dedi Ali Achmad 43. Jamaludin 44. Suyanto 45. Novi Mirnani 46. Nita Yuni Lestari 47. Siti Hapsah 48. Randi Gumilang 49. Guruh Suseno 50. Eni Wati KOMISI II REKOMENDASI (INTERN DAN EKSTERN) ORGANISASI 1. Mustafa Gaffar 51. M. Rajab 2. Hendriyani 52. Muammar Hudawi 3. M. Yungki 53. Reni Dwi Indarti 4. Putriyani 54. Eva Tri Hayati 5. M. Fadli 55. Dewi Agustina 6. Siti Munawarah 56. Rohayati 7. Syamsul Alamsyah 57. Nasrika 8. Masnayah 58. Wanda Meida 9. Dedi 59. Cecep Ibrahim 10. Risma 60. Nur Halimah 11. Akhmad Alamsyah 61. Muliyanti 12. Ashar 62. Ali Anwar 13. Suwardi Suryaningrat 63. Fuji Lestari 14. Ummu Kalsum 64. Nur Yanti 15. Toni Haryono 16. Heri 17. Nur Azizah 18. Siti Rahmatia 19. Sugar Warjaya 20. Ryan fauzianur 21. Suyetno 22. Sarini 23. M. Ridwan 24. Aswadi Arsyad 25. Marhadi 26. Mila Karmila 27. Rahim Usman 28. Wawan purwano 29. M. Nuryanto 30. Deki 31. Siti Rehana 32. Siti Rahma 33. Suherman 34. Saprizal Sinu 35. Idul Saputra 36. Yanti 37. Edi Putra 38. Harist Humam 39. Romadhon 40. Muh. Zainal 41. Mandayani 42. Hariyanda 43. Junia 44. Masrina 45. Panca Dewi Siti 46. Munirah 47. M. Fahrudi Anshori 48. Aspiana 49. Musahil 50. Septiana KOMISI III KRITERIA KETUA UMUM / FORMATEUR 1. Solaiman 51. Alan Jaelani Ishak 2. Syarifuddin 52. Bilal Aspari 3. M. Saleh 53. Rudi Hariyano 4. Bayu Setiaji 54. Nur Istoqomah 5. Rustam 55. Diandra Kurniawati 6. Chandra 56. Subuh Siswanto 7. Tri agung 57. Syahroni 8. Saiful Mahmud 58. Riska 9. Muh. Ikbal 59. Nurus Shofia 10. Ibrahim 60. Agus Ghusairi 11. Ratnasari 61. Agus Sainuddin 12. Nur Annisa 62. Supriati 13. Sakariyah 63. Indah Permata Sari 14. Khairiansyah 64. Mustika 15. Asdar 65. Indriani 16. Jumahir 66. M. Reza 17. Istana Paita 67. Nurhilalia 18. Hamidah 68. Fitriani Herman 19. Ikbal 69. Suriansyah 20. Rizka Wulandari 21. Al-Hakim 22. M. Daud 23. Mardiana 24. Susilawati 25. M. Adib Romadhoni 26. Nikmah 27. Irfan 28. Rusdiansyah 29. Albar 30. M. Rifal 31. Ersanta Utama 32. Sri Rejeki 33. Firiyani 34. Dewi Q 35. Alfian Sinu 36. M. Farid 37. Riza Tri Hamdani 38. Haerul Wahid 39. Andi Nasriadi 40. Wiwik Wibowati 41. Nanik Yunita 42. Fitri Astriani 43. Budi Hartono 44. Sulis Handayani 45. Anna Basri 46. Rustina 47. Amirullah 48. Andi Hirwan 49. Saiful Ikhsan 50. Ngatini LAPORAN UMUM PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M Assalamu alaikum Wr, Wb. I. PENDAHULUAN Puji syukur kehadirat Allah SWT dengan segala limpahan Rahmat, Taufik serta Hidayah-Nya sehingga sampai detik ini kita semua masih dipertemukan dalam nuansa indahya berhimpun, bersilaturrahmi dan ber HMI, dimana segala aktifitas itu adalah hanya semata-mata mengharap Ridho dari-Nya. Sholawat serta salam, tercurah kepada baginda Rasulullah Muhammad SAWW, serta keluarga-Nya dan sahabat-Nya (semoga Allah memuliakan-Nya) yang dengan risalah kebenarannya teleh memberikan kita percikan-percikan nilai yang di sebut dengan Islam. Merupakan sebuah fitrah sebuah kelembagaan jika proses regenerasi itu terjadi, olehnya itu pada momentum ini kembali kita semua di pertemukan dalam nuansa berhimpun, nuansa bersilaturrahmi, nuansa kelembagaan, yang tentunya bermuara pada satu tujuan yang sama yakni melaksanakan sebuah prosesi formal kelembagaan, pesta demokrasi konteks HMI yang di sebut dengaqn Konferensi Cabang. Selain tuntutan regenerasi dan aktualisasi kelembagaan, momentum Konferensi ini juga merupakan wahana evaluasi kelembagaan, evaluasi total menyeluruh, kritis, objektif dan tentunya dalam bingkai serta kaidah-kaidah rasional. Evaluasi itu pun tentunya bukan hanya dalam konteks 1 (satu) periode kepengurusan semata, namun lebih kepada proses kesinambungan dan arah gerak dan juang organisasi ini, evaluasi itu tentunya juga haruslah mampu berbicara jauh kedepan, sehingga rumusan-rumusan program dalam usaha pencapaian tujuan dan cita-cita ideal himpunan dapat diterjemahkan dan ditranspormasikan oleh setiap kader HMI. Dalam konteks mengemban amanah, tentunya bahwa usaha-usaha dan ikhtiar dalam aktualisasinya telah kami lakukan, itu semua semata-mata sebagai upaya menerjemahkan dari apa yang telah diamanahkan pada MUSCAB yang lalu. Ikhtiar dan usaha itu terbingkai dalam proses dinamika organisasi menuju pendewasaannya. Dinamika-dinamika tersebut merupakan bahan bakar dan juga spirit dalam berjuang, bergerak, dan berhimpun. Karena hanya dengan dinamika itulah maka sebuah kelembagaan dapat dan bisa diukur kebesaran dan kedewasaannya dalam melakukan sebuah gerak untuk mencapai tujuannya. Mengaca dari kesifatannya, dan juga tanggung jawab sebagai kader umat dan kader bangsa dalam mengemban amanah dalam periodesasi kelembagaan maka merupakan fitrahnya pula lah jika hari ini kita semua dalam satu wadah organisasi melakukan sebuah proses evaluasi kritis obejektif dalam melakukan sebuah proses perbaikan kedepannya, dimana evaluasi tersebut dihadirkan dalam bentuk laporan secara umum dengan sistematika sebagai berikut : I. PENDAHULUAN II. KONDISI OBJEKTIF III. KEBIJAKAN UMUM IV. REALISASI PROGRAM KERJA V. EVALUASI DAN PROYEKSI VI. PENUTUP II. KONDISI OBJEKTIF Untuk memberikan gambaran secara objektif, maka akan kami hadirkan laporan umum ini baik itu secara internal maupun eksternal, hal ini tentunya dimaksudkan untuk memberikan kebebasan dan batasan dalam menilai hasil kenerja pengurus HMI Cabang Sangatta periode 2010-2011 yang kemudian diteruskan dalam wujud proses evaluasi kelembagaan oleh seluruh elementasi Konfercab. A. Internal Organisasi Untuk memberikan gambaran universal konteks internal kelembagaan, maka secara objektif akan dibahas sesuai dengan agenda tiap semester yang telah direncanakan. 1. Semester Pertama Sesuai dengan amanah MUSCAB yang telah dilaksanakan dan sebagai upaya menjaga kesinambungan dinamika organisasi serta komitmen bersama kepengurusan periode ini yang menitik beratkan pada perbaikan dan pemahaman internal organisasi kepada seluruh kader HMI berikut dengan proses pembelajarannya dalam menjalankan kehidupan berlembaga, maka upaya dan ikhtiar yang demikian tersebut merupakan prioritas utama yang harus dilakukan. Ikhtiar dan usaha dalam mewujudkan semua itu ternyata bukan lah merupakan hal yang mudah dilakukan, mewujudkan kepengurusan yang sehat, faham akan fungsi dan tugasnya serta nilai loyalitas ternyata tidak dibarengi dengan kemauan serta komitmen yang sebenarnya. Alih-alih melakukan proses pencitraan dan pemahaman kepada generasi dibawah, inkonsistensi pengurus HMI Cab. Sangatta periode 2010-2011 lintas personal lebih dulu menyeruak kepermukaan sebelum segala ikhtiar perbaikan internal kelembagaan itu teraktualkan. Beberapa permasalah yang dianggap sebagai sebab dari phenomena itu, diantaranya : a. Ketidak mampuan sebagian pengurus dalam menterjemahkan dan mentransformasikan program kerja pada bidang masing-masing. b. Ketidak harmonisan sebagian bidang antara ketua biang dan wasekum bidangnya, yang berdampak pada tidak tergarapnya konsep rencana kegiatan pada program kerja bidang tersebut. c. Banyaknya kesibukan yang bersifat personal diluar kelembagaan yang menyebabkan kurangnya persinggungan pemikiran rekan-rekan pengurus dengan amanah yang telah diberikan. d. Degradasi kreatifitas dalam mengeluarkan ide-ide (konsep kegiatan) yang inovatif dari pengurus sehingga terkesan mematikan kehidupan Cabang. 2. Semester Kedua Sebagai akumulasi dari semua permasalahan yang telah disebutkan, sehingga praktek-praktek pembiaran masalah itu terjadi telah menyebabkab dan berdampak sistemik sampai pada wilayah komisariat, dimana tidak tertanamnya jiwa dalam mengelola organisasi khususnya pada tingkatan pengurus komisarat. B. Eksternal Organisasi Melihat kesejarahannya, dalam konteks ideal,HMI secara konstitusional baik etis maupun organisatoris selalu dituntut untuk mensinergiskan dirinya bagi umat dan bangsa dalam merumuskan dan mentransformasikan tujuannnya secara universal. Upaya transformasi itu tercermin dengan sejauh mana HMI dan kadernya mampu mempersinggungkan pemikirannya pada wilayah eksternal kelembagaan. 1. Semester Pertama Dilandasi dengan sifatnya, HMI yang merupakan organisasi Independen dihadapkan pada sebuah kehati-hatian dalam bersikap dan bertindak atas momentum yang ada, terkhusus pada saat momen Pilkada Kab. Kutai Timur. Dengan adanya momen tersebut, maka upaya pencitraan HMI pada wilayah eksternal hanya dilakukan pada wilayah-wilayah tertentu untuk menghindari kesan praktek politik praktis bagi kader-kader HMI dengan melakukan wujud partisipasi aktif dalam mensosialisasikan Gerakan Pemilih Cerdas melalui pemahaman dan kesadaran dalam bentuk aksi untuk memilih pada momentum Pilkada yang sasarannya adalah para pemilih pemula. 2. Semester Kedua Selama semester kedua ini, ruang gerak HMI dalam perjalanannya lebih menitik beratkan pada wilayah membangun komunikasi aktif dengan seluruh elementasi kepemudaan, agama dan pemerintahan sebagai upaya untuk meretas isu-isu pluralism yang dianggap sangat rentan terhadap terjadinya konflik horizontal pada masyarakat. Komunikasi tersebut tercipta dalam konteks membangun hubungan baik dengan seluruh elemen terkait dengan melakukan kerjasama-kerjasama kelembagaan. III. KEBIJAKAN UMUM Dalam melihat konteks perjalanannya, rumusa-rumusan program kerja periode ini tentunya juga harus mengaca pada realitas serta kondisi kekinian problematika internal kelembagaan. Program kerja yang sejatinya dijadikan sebagai landasan dalam beraktualisasi haruslah dibarengi dengan kebijakan-kebijakan objektif sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa upaya transformasi amanah bersifat kaku dan tekstual semata, akan tetapi semua itu berangkat dari pertimbangan-pertimbangan dan kebijakan organisasi untuk tetap selalu eksis dengan ragamnya problematika yang ada. Dalam perjalanannya kemudian, maka lahir lah beberapa kebijakan umum yang diambil pada kepengurusan HMI Cab. Sangatta periode ini, diantaranya adalah : A. Semester Pertama 1. Konsolidasi internal, yang merupakan langkah awal dari kepengurusan periode ini sebagai upaya membangun kerjasama dan pemahaman bersama dalam menjalankan amanah organisasi. 2. Penguatan intelektual kader, sebagai upaya untuk menjawab degradasi keilmuan bagi kader HMI, maka upaya perbaikan pun dilakukan dengan metode-metode pendekatan lintas personal dan juga dengan cara membentuk forum-forum diskusi baik didalam maupun diluar kampus. 3. Pemekaran, pembentukan dan peleburan Komisariat, sebagai upaya penyelamatan organisasi dan kesinambungan status HMI Cab. Sangatta, maka dilakukanlah pemekaran dan pembentukan Komisariat STAIS yang mana pada semester ini masih berstatus sebagai Komisariat persiapan. Akan tetapi dalam perjalanan prestasi pemekaran dan pembentukan Komisasriat ini sedikit tidak menggembirakan dengan diambilnya sebuah kebijakan yang mengharuskan untuk meleburkan satu Komisariat yakni Komisariat Kelautan untuk bergabung didalam Komisariat Al-Amin dikarenakan Komisariat Kelautan sudah tidak relevan lagi secara konstitusi untuk menjadi Komisariat. B. Semester Kedua 1. Rekonsolidasi Pegurus, dalam hal ini merupakan upaya-upaya yang tiada hentinya dilakukan untuk mengembalikan konsistensi pengurus agar lebih fokus dalam menjalankan amanah organisasi, walau dalam perjalanannya merupakan pekerjaan yang tidak mudah dilakukan dan seakan-akan telah menjadi tabiat yang melekat, walau sempat muncul usulan reshuffle dalam kepengurusan ini, namun kebijakan untuk mempertahankan komposisi kepengurusan ini masih dilakukan sembari upaya rekonsolidasi itu dijalankan. 2. Pemberian mandat kepada kader-kader HMI Cab. Sangatta dalam kegiatan Formal dan non formal HMI, dalam konteks ini akan dijelaskan lebih gmblang oleh Bidang yang bersangkutan, yakni Bidang Pembinaan Anggota. 3. Melaksanakan Latihan Khusus Kohati (LKK), dimana kegiatan ini seyogyanya akan dirangkai dengan kegiatan Intermediette Training (LK II), namun dikarenakan berbagai hal dan pertimbangan maka kegiatan LK II dipending dan yang dapat terealisasi hanyalah kegiatan LKK. Mengenai LKK berikut progress kegiatannya akan diuraikan lebih rinci oleh bidang Pemberdayaan Perempuan. 4. Menetapkan status Komisariat, dalam hal ini Komisariat persiapan STAIS pada rapat Pleno Cabang diputuskan statusnya dari Komisariat Persiapan menjadi Komisariat penuh. 5. Perluasan wilayah kerja Cabang, upaya untuk meningkatkan kuantitas keangotaan dan wilayah kerja Cabang dilakukan dengan upaya rencana membentuk Komisariat di Bontang yang diinisiasi oleh Bidang PTKP, namun dalam perjalanannya kemudian usaha tersebut belum sempat terwujud dekarenakan sulitnya menemukan formulasi khusus bagi mahasiswa di Bontang yang merupakan calon kader dimana hal tersebut diperburuk dengan kultur kemahasiswaan di Bontang yang lebih berorientasi kepada dunia kerja dibandingkan dengan dunia keorganisasian. IV. REALISASI PROGRAM KERJA Penjelasan tentang realisasi program kerja pada kepengurusan periode ini dapat dilihat dari uraian dibawah ini, yang selanjutnya nanti akan dijabarkan secara rinci oleh bidang-bidang terkait. Secara ummu realisasi program kerja kepengurusan periode ini adalah sebagai berikut : Sambil melakukan upaya konsolidasi lintas pengurus, upaya mentransformasikan amanah pada wilayah praktisnya juga dilakukan dan dapat terlihat dengan adanya beberapa program kerja yang teraktualkan. Bidang Pembinaan Anggota (PA) yang merupakan bidang yang sangat vital sedikit banyaknya telah melakukan upaya-upaya perbaikan internal khususnya dapa wilayah penguatan basic keilmuan kader dengan melakukan kajian-kajian dan pembinaan kelembagaan serta pendalaman dan pemahaman NDP. degradasi pemahaman berlembaga yang telah muncul gejalanya kemudian, mengharuskan Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) melakukan dan merumuskan sebuah kegiatan Up-Grading sebagai upaya untuk menetralisir permasalahan berlembaga. Selain penguatan pada wilayah mental berorganisasi, Bidang PAO juga melakukan upaya bedah Konstitusi sebagai langkah nyata dalam memperbaiki dan memperdalam pemahaman Konstitusi bagi sebagian besar kader HMI. Bidang PTKP dalam pelaksanaannya membangun komunikasi aktif lintas pemuda dan mahasiswa, dan juga konsolidasi antar PTKP Komisariat dalam merumuskan formulasi rekrutmen calon kader HMI. Bidang Pemberdayaan Umat bekerjasama dengan institusi KOHATI melakukan bakti sosial sebagai upaya sosialisai HMI kepada masyarakat pedesaan. Dalam konteks ini, Bidang Pemberdayaan Perempuan bekerjasama dengan bidang lain dan seluruh elementasi HMI yang ada dilingkungan Cabang Sangatta melakukan penggalangan dana atas berbagai bencana alam yang terjadi serta bedah PDK (Pedoman Dasar KOHATI). Bidang Pengembangan Profesi telah menginisiasi pembentukan komunitas Bela Diri yang nantinya diharapkan menjadi sebuah rutinitas olah raga bagi kader HMI. Sementara bidang Partisipasi Pembanguna Daerah (PPD) dalam konteks eksternal sesuai dengan pembidangannya telah membangun komunikasi aktif dengan KPU sebagai komitmen dalam mengawal proses sosialisai pemilih pemula, dan dilanjutkan dengan melakukan kajian-kajian kedaerahan yang bersifat kondisional. V. EVALUASI DAN PROYEKSI Secara universal, upaya mentransformasikan amanah yang telah diberikan pada kepengurusan periode ini sebagaian teraktualkan.Namun disadari dengan ragamnya permasalahn internal yang ada maka terdapat beberapa program kerja yang tidak sempat terlaksana.Tentunya hal yang seperti ini kemudian tidak dijadikan sebagai referensi untuk mengeluarkan bahasa-bahasa apologi semata dalam menutupi kekurangan dan kurang maksimalnya kinerja kepengurusan ini.Sebagai bahan evaluasi dan proyeksi kedepannya, maka ada beberapa hal yang harus terjelaskan disini dengan harapan bahwa adanya kesadaran kolektif bagi seluruh kader HMI khusnya Cabang Sangatta. : 1. Penguatan basic keilmuan, merupakan kemutlakan yang harus dilakukan dengan langkah-langkah praktis yakni menghidupkan dan membudayakan forum-forum diskusi baik di dalam maupun di luar kampus. 2. Bimbingan dan follow-up, bagi segenap kader HMI yang dibarengi dengan kesadaran kolektif bahwa organisasi ini adalah organisasi kader, dan oleh karena itu perkaderan harus tetap dan terus akan dilakukan. 3. Reorientasi program kerja, upaya untuk merecovery program kerja yang tidak terlaksana, dan merumuskan program kerja yang sesuai dengan konteks zaman. 4. Konsistensi pengurus, merupakan modal dasar dan utama dalam menjalankan dan melanjutkan roda organisasi. 5. Maksimalisasi sumber daya kader, sangat dirasakan tidak teraktualkan sementara hal yang demikian adalah pondasi dari sebuah organisasi untuk tetap eksis. Hal ini terlihat dengan banyaknya kader-kader HMI yang telah mengikuti jenjang training baik formal maupun non formal akan tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran individu untuk mengikhtiarkan diri dan fikirannya dalam membangun organisasi. VI. PENUTUP Demikian laporan ini dibuat dan disampaikan pada forum konferensi ini, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab maka selebihnya hasil dari ini semua saya serahkan kepada forum konferensi untuk kemudian dilakukan upaya evaluasi yang tentunya dengan landasan yang sama untuk membangun dan memperbaiki organisasi ini. Terima kasih kepada rekan-rekan sehimpunan yang telah mempercayakan amanah ini dan maaf pun terhaturkan sebagai penegas kekurangan saya selaku ketua umum dalam kepengurusan periode ini jika dalam perjalanan mengemban amanah ini tidak teraktualkan sebagaimana idealnya. Inna Sholati, Wanusuki, Wamahiyaya, Wamamati Lillahi Rabbil Alamiin. Billahitaufiq Walhidayah Wasaalamu’alaikum. Wr. Wb Sangatta, 26 Dzulqaidah 1432 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H/2010-2011 M MUSTAFA GAFFAR KETUA UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN Assalamualaiikum Wr.Wb I. PENDAHULUAN Puji syukur kepada Allah SWT, kita lantunkan dalam tiap pemikiran dan prilaku yang disertai dengan berdoa. Semoga apa yang kita lakukan diridhoi-Nya dan semakin mengagungkan-Nya. Atas semua yang kita rencanakan, atas semua yang kita kerjakan, atas semua yang akan kita lakukan. Marilah mensujudkan kepala dan hati hanya kepada-Nya untuk sebuah ampunan dan petunjuk. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah keharibaan Rasululullah SAW. Yang menjelaskan dengan sangat baik bahwa dengan Iqra’ lah intellectual conversion dapat kita capai dan hanya dengan Iqra’Bismirabika pulalah moral conversion dapat kita konseptualisasikan. Presidium siding dan peserta Konfercab HMI cabang sangatta yang saya hormati, pada momen konfercab yang berbahagia ini ijinkan kami bidang pemberdayaan perempuan menyampaikan laporan pertanggung jawaban dalam kepengurusan organisasi. Diharapkan pada agenda konfercab ini dapat menjadi bentuk evaluasi kepengurusan kami semasa menjabat yang perlu dinilai secara aktif, kritis dan konstruktif, sehingga nilai-nilai membangun organisasi ini, terlahir dari pikiran intelektual cerdas untuk kedepannya nanti dalam menjalankan organisasi. Adapun mengenai laporan ini akan disampaikan melalui sistematika sebagai berikut: I. PENDAHULUAN II. KONDISI OBYEKTIF III. RENCANA PROGRAM KERJA IV. REALISASI PROGRAM KERJA V. EVALUASI DAN PROYEKSI VI. PENUTUP II. KONDISI OBYEKTIF A. Internal organisasi Berangkat dari nilai histori dinamika perkaderan HMI, dari masa ke masa telah mengalami pergeseran baik secara aktivitas, kuantitas dan intelektualitas, hal ini berpengaruh sekali terhadap masa depan HMI secara umum dan Kohati secara khususnya. Adapun yang terjadi pada awal kepengurusan kegiatan yang dilaksanakan cukup kondusif, namun setelah beberapa waktu berjalan konsentrasi pengurus sudah terbagi dengan pergeseran orientasi yang cenderung pada akademik sehingga amanah organisasi menjadi terabaikan.Pergeseran orientasi yang cenderung pada akademik bukan saja terjadi dilingkup pengurus tetapi juga pada anggota HMI-wati itu sendiri.Selain menjurus kearah akademik, beberapa pengurus kohati juga telah berorientasi untuk berkeluarga sehingga focus dan perhatiannya terbagi. Upaya penyegaran melalui sistem kajian dan menggali informasi terhadap aktivitas pun menjadi tawaran yang mesti dilakukan, namun hal inipun bukan menjadi formulasi yang tepat dan upaya pendekatan persuasif pun coba dilakukan untuk menumbuhkan spirit kader dengan kegiatan-kegiatan non formal. Namun dalam tahap ini system koordinasi antara institusi terkadang merupakan dilematis yang sangat minim dipahami dan diaktualisasikan. Berbagai upaya dilakukan untuk menjalin komunikasi sesama anggota HMI wati melalui bidang pemberdayaan perempuan di tingkatan masing-masing komisariat. Kondisi real yang ada menunjukkan bahwa di tingkat komisariat pun yang menjadi perpanjangan tangan dari Kohati cabang juga menunjukkan surutnya minat rekan-rekan HMI wati baik itu dalam peningkatan kualitas melalui kajian-kajian atau aktivitas keorganisasian lainnya. B. Eksternal organisasi Secara eksternal, Kohati sebagai bagian integral dari HMI diharapkan Kohati secara kelembagaan selain mengorganisir potensi kader-kader secara integral juga bertanggung jawab melakukan akselerasi terhadap perjuangan HMI dalam menjawab fenomena dinamika keperempuanan. Namun aktivitas kelembagaan periode kali ini dapat dikatakan stagnan dalam merespon isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.Kurangnya kerjasama yang terbangun antara kohati cabang dengan organisasi keperempuanan mengakibatkan lemahnya gerakan keperempuanan dalam mengkritisi dan merespon secara langsung fenomena sosial kemasyarakatan baik dalam hal partisipasi maupun dalam pergerakan itu sendiri. III. RENCANA PROGRAM KERJA Berdasarkan hasil Rapat Kerja (RAKER) Pengurus HMI cabang sanagatta pada tanggal 4 Juni 2010 bidang pemberdayaan perempuan berusaha menginterprestasikan hasil RAKER kedalam program kerja yang dirumuskan dan dilaksanakan setiap semester. Untuk itu dalam laporan pertanggung jawaban ini kami sajikan acuan program kerja yang telah diamanahkan kepada bidang pemberdayaan perempuan sebagai berikut : a. Bidang Intern 1. Meningkatkan pemahaman HMI wati dalam wacana keperempuanan 2. Memperkuat pemahaman HMI Wati terhadap Konstitusi HMI/PDK 3. Melaksanakan kegiatan secara kontinu yang bertujuan mensolidkan seluruh anggota kohati 4. Mengefektifkan fungsi rapat di tingkat pengurus cabang dan komisariat di lingkungan Kohati cab. Sangatta 5. Melaksanakan Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional 6. Melaksanakan Up-Grading Kepengurusan Kohati 7. Melaksanakan Pengkajian rutin 2 (dua) kali dalam satu semester b. Bidang Ekstern 1. Mengkomunikasikan HMI melalui KOHATI ditingkat eksternal 2. Proaktif terhadap isu-isu keperempuanan 3. Bekerjasama dengan Organisasi Keperempuanan dengan tidak terikat dalam Struktur Kepengurusan IV. REALISASI PROGRAM KERJA Penjelasan secara terperinci terhadap kinerja kepengurusan selama satu periode dapat dilihat dalam uraian yang akan disampaikan oleh masing-masing bidang yang bersangkutan. Kami hanya menyampaikan gambaran secara umum dari kinerja pengurus sejak terbentuk sampai dengan saat ini dapat dicermati sebagai berikut : 1. Mengadakan Kajian Rutin bagi HMI-Wati yang di koordinir oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan di tingkatan komisariat 2. Mengadakan Kajian Pedoman Dasar Kohati (PDK) 3. Mengadakan Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional bertempat di Hotel Jamrud Sangatta utara dengan peserta dari Kohati cab. Jakarta selatan (1 orang), Kohati cab. Samarinda (6 orang), Kohati cab.Banjarmasin (3 orang), Kohati cab.Makassar (2 orang), Kohati Cab. Pare-pare (2 orang) dan dari kohati cab. Sangatta sendiri (5 orang). 4. Mengadakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati hari kartini di desa Sangkima Lama Sangatta selatan. 5. Mengadakan kegiatan “Kuliah Ramadhan HMI-wati” 6. Mengadakan Lomba Busana Muslim Tingkat SD bekerja sama dengan Forum Lintas Kebudayaan (FLK) Kutai Timur 7. Mengadakan Seminar Kesehatan Reproduksi Perempuan dengan tema “Deteksi Dini Kanker Payudara Dan Kanker Rahim” bekerjasama dengan Kelompok Pemuda Peduli Kesehatan (KPPK) Kutai Timur 8. Pengadaan pernak-pernik Kohati (Pin) dan baju kohati Adapun yang bersifat partisipasi adalah sebagai berikut : 1. Menghadiri kegiatan peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kutai Timur 2. Mengutus Saudari Siti Raihana, Nita Yuni Lestari,Indrianti,manda,Jumriana,dan indri untuk mengikuti LKK Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kohati HMI cabang Pare-Pare 3. Mengutus saudari Lisnawati, Jumini, Ernawati dan Reni Dwi Indarti untuk mengikuti Intermediate Training (LK 2) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh HMI cabang Tenggarong 4. Mengutus saudari Rika Norma dan Anisum untuk mengikuti Musyawarah Nasional Kohati (MUNASKO) ke 20 di Depok 5. Mengutus saudari Rika norma, Lisnawati,Ernawati,Reni dwi indarti pada Musyawarah Daerah Kohati Badko Kaltim 6. Terlibat dalam kegiatan aksi pengecaman tindak kekerasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) 7. Terlibat dalam kegiatan aksi penggalangan dana peduli Palestina 8. Terlibat dalam kegiatan aksi penggalangan dana peduli korban banjir wasior 9. Terlibat dalam kegiatan aksi penggalangan dana peduli korban bencana Alam situ gintung 10. Terlibat dalam kegiatan aksi penggalangan dana untuk korban kebakaran Teluk lingga Sangatta Utara V. EVALUASI DAN PROYEKSI A. Evaluasi  Kurangnya koordinasi antara pengurus yang menyebabkan terhambatnya komunikasi sehingga kurang terealisasinya program kerja  Kondisi dari pengurus Kohati yang cenderung ke orientasi kebutuhan akademis sehingga tidak bisa secara maksimal  Kurangnya minat dan kemauan HMI-Wati dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat kajian dan follow up guna menambah pengetahuan dan wawasan pengetahuan HMI-Wati.  Kurangnya pemahaman terhadap status, fungsi dan peran kohati  Kurang aktif dalam merespon isu-isu keperempuanan kedaerahan B. Proyeksi KOHATI sebagai salah satu pilar HMI, memiliki fungsi dan peran khusus dalam menjalankan misi organisasi.Bukan berarti menegasikanaspek gender, kekhususan gerakan KOHATI memang lebih tepat sebagai fasilitator pembelajaran atau pendidikan (educations), penguatan dan pemberdayaan (empowering), serta pendampingan atau pembelaan (advokasi) terhadap masyarakat khususnya kaum perempuan.Advokasi sebenarnya hanya membutuhkan dua syarat, berani dan punya ilmu. Di tengah situasi yang arahnya semakin sulit diprediksikan, belum lagi faktor internal organisasi yang mengalami kemunduruan (untuk tidak menyebut sebagai kejumudan atau kebekuan kreatifitas pikiran dan progresifitas gerakan), KOHATI dituntut untuk kembali merefleksikan, mengevaluasi dan memproyeksikan ulang tujuan, target serta metodologi dari setiap gagasan gerakannya. Mengurai permasalahan internal serta eksternal yang diasumsikan sebagai pangkal dari sunyinya gerakan KOHATI sekarang, belumlah cukup untuk memberikan jalan sehingga KOHATI benar-benar mampu mengobjektifikasikan nilai yang terkandung di dalam gagasan gerakannya.Membutuhkan sebuah analisis yang tajam serta perencanaan tindakan prediktif-visioner sehingga setiap gerakan KOHATI nantinya dapat mencapai hasil yang efektif.Di samping itu, satu hal penting bagi gerakan KOHATI mendatang adalah nilai yang menjadi fondasi dasar dari setiap gerakannya, ideologi.Ideologi, mungkin membutuhkan re-empowering untuk dapat menggerakan niat dan semangat KOHATI.Untuk menjawab permasalahan di atas, ideologi dan metodologi gerakan menjadi penting bagi gerakan KOHATI mendatang. Sesuai dengan fungsinya, kohati merupakan pembawa misi HMI dibidang keperempuanan. Oleh karena itu menjadi keharusan kohati untuk senantiasa dapat mengikuti dan mengantisipasi segala proses perkembangan permasalahan keperempuanan tersebut dengan memiliki kemampuan intelektual dan kritis terhadap perkembangan pergerakan keperempuanan sehingga Kohati dapat mencermati dan menterjemahkan dalam bentuk peran yang harus dijalankan sebagai seorang kader organisasi perjuangan. Untuk menjaga kesinambungan aktifitas perjuangan Kohati dalam upaya menghadirkan perempuan yang memiliki kemampuan dalam hal sumber daya manusianya dan daya analisanya yang kritis serta dapat berfungsi sebagai agent of change dilingkup organisasi dan kemasyarakatan, maka perlu digariskan kebijaksanaan mengenai program kerja yang outputnya mampu menjawab permasalahan keperempuanan tersebut dan dapat mendukung hasil perkaderan. VI. PENUTUP Demikian laporan pertanggungjawaban ini kami buat dan sampaikan untuk menjadi referensi dalam mengevaluasi program kinerja kepengurusan kami secara konstruktif dan bijak sehingga didapatkan hasil yang maksimal demi kemajuan organisasi kearah yang lebih baik.Kami menyadari selama kepengurusan ini kami belum mampu menjalankan amanah yang telah diberikan kepada kami secara maksimal.Maka pada kesempatan ini kami haturkan permohonan maaf pada semua pihak yang telah mempercayai kami.Akhirnya kami kembalikan amanah ini kepada peserta Konfercabdengan harapan dapat dilaksanakan evaluasi dan proyeksi demi kemajuan lembaga yang kita cintai ini. Kami berharap pengurus yang akan datang akan lebih baik dari kami hingga mampu mewujudkan cita-cita HMI. Kukuhkan persahabatan menuju persatuan. Majulah HMI, Jayalah KOHATI, Yakin Usaha Sampai. Billahittaufiq Wal Hidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 26 Dzulqaidah 1432 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA BID.PEMBERDAYAAN PEREMPUAN RIKA NORMA ANISUM KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PERGURUAN TINGGI KEMAHASISWAAN DAN PEMUDA (PTKP) Assalamualaikum Wr. Wb. I. PENDAHULUAN Alhamdulillah wasyukurillah marilah kita lafadzkan atas setiap nikmat, rahmat, dan hidayah yang diberikan oleh Allah SWT sehingga kita semua masih diberi kesempatan untuk dapat hadir ditempat yang indah ini dalam suasana yang penuh keakraban dan aroma intelektualitas sebagai bagian dari perjalanan sebuah perjuangan mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt. Selain itu shalawat serta salam marilah kita kumandangkan kepada junjungan kita Nabiullah Muhammad SAW, yang mana berkat perjuangan dan konsistensi beliau dalam menegakkan panji-panji Islam semata-mata mengharap ridho Allah Swt, sehingga kita semua terbebaskan dari belenggu syaitan, terangkat dari derajad kebinatangan, tercerahkan alam aqli-nya serta terluruskan jalannya menuju jalan keselamatan yang penuh maghfirah dan diridhoi Allah Swt. Kawan-kawan seperjuangan yang kami hormati.. Hari ini, di tempat yang romantis ini, dengan dibungkus semangat menegakkan panji Islam, kita berkumpul untuk melaksanakan Konferensi Cabang pertama dalam lembaran sejarah HmI Cabang Sangatta yang mana dalam forum ini akan menjadi wadah evaluasi bagi kita semua terutama perangkat kepengurusan cabang yang selama satu periode kebelakang telah mencurahkan waktu, tenaga, keringat, dan pikirannya semata-mata untuk mengibarkan panji-panji HmI di kolong langit Kutai Timur. Di Forum ini menjadi sesuatu hal yang lumrah untuk saling mengkritisi dan sangat dihalalkan untuk saling “menelanjangi” semua kebijakan-kebijakan dan kegiatan pengurus HmI Cab.Sangatta periode 2010-2011. Mudah-mudahan segala kritikan yang disampaikan berdasarkan semangat untuk membangun HmI yang lebih baik dan bukan berdasarkan semangat untuk saling menjatuhkan sehinggaakan ada nilai positif yang dapat kita tarik dari secuil peristiwa sejarah HmI Cab. Sangatta pada hari ini yang disampaikan oleh masing-masing bidang.Mudah-mudahan nilai positif tersebut dapat kita jadikan pegangan dan pelajaran dalam menjalankan roda kepengurusan HmI periode kedepan.Amin. Rekan-rekan sehimpunan yang kami banggakan…!!! Insya Allah dalam forum ini juga kita akan sama-sama menghayal,memproyeksikan mengenai HmI selama satu tahun kedepan. Tentunya diharapkan kerjasama kawan-kawan untuk mencurahkan ide-ide briliyannya agar eksistensi HMI Cab.Sangatta semakin nyata dan terukur. Akhirnya dengan segala kerendahan hati,pada kesempatan yang berbahagia ini ijinkanlah kami sebagai hamba Allah Swt dengan penuh rasatanggung jawab yang dibebankan sebuah amanah untuk menjadi pengurus HMI Cab. Sangatta bidang PTKP,menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban kami sebagai sebuah tanggung jawab organisatoris agar apa yang telah kami lakukan dalam satu periode kepengurusan kemarin dapat dievaluasi. Untuk itu kami sangat berharap dan membuka kesempatan yang selebar-lebarnya kepada para peserta Konfercab untuk memberikan kritikan yang tentunya konstruktif agar segala kesalahan maupun kekurangan kami dalam melaksanakan amanah ini dapat diperbaiki. Untuk lebih mempersingkat waktu, adapun laporan pertanggung jawaban kami selaku pengurus HMI Cab.sangatta bidang PTKP agar lebih terstruktur kami sampaikan dengan sistematika sebagai berikut: I. PENDAHULUAN II. KONDISI OBJEKTIF III. RENCANA PROGRAM KERJA IV. REALISASI PROGRAM KERJA V. EVALUASI DAN PROYEKSI VI. PENUTUP II. KONDISI OBJEKTIF Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sejak didirikan pada tanggal 5 Februari 1947 lalu hingga kini telah berproses menjadi sebuah organisasi kemahasiswaan yang sangat vital dalam menciptakan tatanan ideal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Hal ini kami katakan bukan tanpa alasan. Bisa dilihat bahwa HMI selalu menjadi revolusioner dan pejuang terdepan dalam setiap ketimpangan-ketimpangan yang terjadi pada tatanan sosial bangsa Indonesia.Namun seiring dengan kebesarannya, semakin besar pula tantangan, halangan dan rintangan yang harus dihadapi oleh kader-kader HmI. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh orang tua kita dahulu bahwa “semakin tinggi layang-layang maka semakin besar pula angin yang menerpanya”.Yang menjadi pekerjaan rumah kita adalah bagaimana kita bertahan dan melawan angin tersebut karena apabila layang-layang tersebut dapat bertahan dan melawan angin maka dia berpotensi untuk semakin meninggi.Akan tetapi perlu menjadi catatan bahwa Seiring dengan semakin besarnya HmI tentu semakin besar pula tanggung jawab yang diemban oleh para kader. Tentunya bukan perkara mudah untuk menciptakan sebuah tatanan sosial yang ideal.Namun sebagai seorang kader HMI yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt haruslah berusaha segenap hati dan secara totalitas dalam memikul tanggung jawab tersebut. A. Kondisi Internal HMI adalah sebuah organisasi yang telah mencetak kader-kader intelektual termasuk di Cabang Sangatta.Namun banyaknya kader-kader yang berintelektualitas tinggi di Cabang sangatta terasa pincang karena tidak dibarengi dengan banyaknya kader-kader mobilitas.Akhirnya yang terjadi adalah banyaknya konsep-konsep cerdas yang mubazzir karena belum dapat teraktualisasi. Konsep hanyalah tinggal konsep, dan sampai kapanpun akan tetap sebuah konsep namun tiada bernilai. Rekan-rekan peserta Konfercab serta presidium sidang yang kami hormati… Kami menilai banyak budaya-budaya yang hilang khususnya dilingkungan HmI Cab. Sangatta seperti budaya berdiskusi dan saling adu argumentasi, budaya membaca, budaya bangga mengenakan atribut HmI, serta budaya-budaya yang lain. Jika dahulu kita senang berdiskusi dan berargumentasi untuk menemukan sebuah konsep ideal, sekarang kita lebih senang untuk saling menghujat, menjelek-jelekkan golongan satu dengan golongan yang lain. Jika dahulu untuk membaca saja kita harus berebut buku bahkan kadang harus foto copy sendiri atau “meminjam” buku-buku alumni, sekarang menyentuh saja rasanya kita malas. Jika dahulu untuk menggunakan baju berlogokan HmI saja kita harus mengorbankan baju yang masih bagus untuk dicat atau disablon, sekarang memiliki kalender HmI secara gratis saja kita ogah.Rekan-rekan sekalian..Budaya-budaya tersebut sangat penting dalam rangka menumbuhkan intelektualitas, loyalitas dan militansi terhadap HmI. Untuk itu sudah sepatutnyalah kita kembalikan budaya-budaya tersebut ditengah-tengah aktifitas ke-HmI-an kita karena hanya dengan cara yang demikian HmI akan tetap besar dan dapat memberikan sumbangsih yang optimal bagi bangsa dan Negara. Selanjutnya, HMI Cab. Sangatta adalah organisasi yang telah mencetak aktivis-aktivis berjiwa organisatoris.Banyak kader-kader HMI yang juga adalah merupakan tulang punggung organisasi selain HMI seperti organisasi kepemudaan, organisasi kemasayarakat, organisasi keagamaan, mungkin juga organisasi politik, dll.Namun terkadang hal tersebut justru menjadi boomerang karena sebagian “kecil” kader HMI tersebut lebih diasyikkan oleh aktivitas organisasi diluar HMI yang mempunyai nilai materialistis.Walau begitu kita patut maklum karena memang kita aktif di HMI tidak digaji atau dibayar(Semoga Allah menjauhkankitadari hal yang demikian). Mungkin perlu kita pertanyakan pada diri kita sendiri sebagai kader HmI, siapa sebenarnya yang berjasa membentuk mentalitas dan intelektualitas kita hingga saat ini?apakah masih mengalir darah hitau hitam diurat nadi kita? Apakah kita sadar bahwa hari ini Kanda Lafran Pane menangis?Atau, Apakah perlu kita di bai’at kembali? Sehingga muncul kembali semangat ber-HmI, sehingga muncul kembali loyalitas dan militansi kita sebagai kader Sebagimana yang disampaikan oleh kanda Ahmad Wahib dalam buku “pergolakan pemikiran islam, catatan harian Ahmad Wahib” bahwa : HmI bukan sekedar alat yang bisa diganti dengan lain alat, HmI bukan sekedar saluran yang bisa ditukar bergantian, terasa…HmI telah menjadi nyawa kita, HmI telah ada dalam urat dan nadi kita, HmI ada dalam keriangan kita, HmI ada dalam kesusahan kita, HmI ada dalam kecabulan kita, HmI ada dalam kekanak-kanakan kita, HmI telah menghisap dan mengisi jaluran darah-darah kita. B. Kondisi Eksternal Bangsa ini sedang dilanda krisis yang cukup kompleks.Mulai dari krisis ekonomi, krisis kepemimpinan, krisis moral, krisis nasionalisme, krisis spritualisme, serta krisis-krisis yang lain. Yang menjadi permasalahan adalah krisis tersebut bukan hanya terjadi ditingkat pusat melainkan juga merambat hingga ditingkat daerah.Kepentingan-kepentingan pribadi maupun golongan mempunyai andil besar dalam setiap munculnya kebijakan-kebijakan.Sebagai contoh bisa dilihat dari munculnya beberapa mega proyek bernilai ratusan milyar yang sifatnya premature seperti proyek pembangunan menara Islamic Centre, proyek pembangunan gedung pertunjukan dan proyek-proyek lainnya.Miris rasanya apabila APBD kita dipergunakan untuk hal-hal yang demikian sementara masih banyak masjid-masjid yang terhenti pembangunannya serta gedung-gedung sekolah yang hampir ambruk menjadi pemandangan kita sehari-hari.Ini menjadi tanggung jawab kita bersama yang mempunyai peran dan tanggung jawab social sebagai kader ummat dan kader bangsa harus mampu berdiri digarda terdepan dalam memberangus praktik-praktik yang demikian. Sejak masuk di Kutai Timur pada tahun 2003, HMI telah ikut berperan aktif dalam proses pembangunan daerah. Bahkan kader-kader HmI telah merasuki hampir disetiap lapisan struktur pemerintahan. Diharapkan dengan adanya kader-kader HmI disana akan dapat mengkanter setiap kebijakan-kebijakan yang dapat merugikan masyarakat Kutai Timur pada umumnya. Ditingkat perguruan tinggi HmI telah menancapkan panjinya ditengah-tengah geliat kemahasiswaan internal kampus.Di Sangatta ini ratusan kader-kader HmI telah menyebar di dua perguruan tinggi besar yaitu Stiper dan Stais. Namun patut dicermati adalah kebanyakan dari mereka lebih focus untuk bergumul dan terjebak dalam dunia akademisi. Kami tidak mengatakan tidak penting, namun ketika kita telah di bai’at di HmI maka pada saat itu kita harus siap untuk membaktikan diri menuntaskan visi HmI.Artinya bahwa alangkah idealnya apabila selain sukses di dunia akademisi, kader HmI juga sukses di dunia organisasi.Hal tersebut bukan tidak mungkin karena kedua-duanya dapat berjalan beriringan.Terlebih lagi telah banyak contoh-contoh senior HmI yang demikian. III. RENCANA PROGRAM KERJA Berdasarkan hasil-hasil ketetapan muscab Berdasarkan hasil muscab dan Rapat Kerja (RAKER) HMI Cab. Sangatta beberapa waktu yang lalu, kami dari bidang PTKP diberikan amanah untuk melaksanakan program kerja sebagai berikut : 6. Membentuk Study Club atau organisasi partikulir keilmuan kader-kader HMI sebagai media taktis perjuangan HMI di Kampus 7. Melakukan sosialisasi aktif pada tingkat pelajar dan mahasiswa secara sistematis dan gradual 8. Merumuskan pola gerakan HMI & Mahasiswa selama satu tahun 9. Merumuskan pola rekruitmen kader selama satu tahun 10. Pendistribusian Kader HMI di Dunia Kemahasiswaan IV.REALISASI PROGRAM KERJA Seiring berjalannya waktu, bidang PTKP telah melakukan beberapa kegiatan. Diantaranya ada yang merupakan bagian dari rencana kerja yang telah diprogramkan, sebagian lain adalah merupakan inisiatif bidang PTKP sebagai pemegang amanah untuk menjalankan tugas ke-PTKP-an.Adapun kerja PTKP selama periode kemarin kami jabarkan sebagai berikut: 1. Dalam perekrutan anggota baru, diperlukan strategi yang matang mangingat ketatnya persaingan dengan organisasi kemahasiswaan lain. Untuk itu PTKP telah melakukan rapat dengan kader-kader HMI yang lain untuk merumuskan strategi perekrutan kader sebagai kerangka acuan dalam strategi merekrut anggota baru. 2. Turut berperan aktif dalam suksesi untuk menempatkan kader-kader HMI di organ-organ kemahasiswaan di internal Kampus Stiper. Tercatat beberapa posisi vital di UKM maupun HMJ berhasil diduduki oleh kader-kader HMI termasuk di BPM. Namun kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kursi di BEM tidak berhasil kami duduki. 3. Berperan aktif dalam mendorong kader-kader HmI di kampus untuk menyikapi berbagai macam fenomena-fenomena yang terjadi di kampus seperti kasus presiden BEM, dll. 4. Berperan aktif dalam gerakan-gerakan perekrutan anggota baru HmI di kampus. 5. Melakukan komunikasi aktif dengan beberapa organisasi kemahasiswaan lain dalam rangka mempererat silaturrahmi. Bahkansempat melaksanakan aksi gabungan yang terbentuk dalam wadah “Formatur” (Forum Mahasiswa untuk Kutai Timur) 6. Membangun silaturrahmi dengan kampus lain dalam rangka melebarkan kepak sayap HmI seperti di STITEK Bontang dan STTIB Bontang. V. EVALUASI DAN PROYEKSI Sebagai manusia biasa yang hidup dalam keterbatasan kami sadar bahwa secara totalitas apa yang kami laksanakan masih kurang maksimal. Banyak kekurangan dan kesalahan dalam mengemban amanat di bidang PTKP.Menurut pandangan objektif kami bahwa kelemahan terbesar adalah kurangnya komunikasi dan koordinasi antara PTKP cabang dengan PTKP Komisariat.Komunikasi dan koordinasi sangat penting dalam rangka membangun kerjasama yang solid antara pengurus cabang dengan pengurus komisariat.Selain itu kurangnya loyalitas ber-HmI juga menjadi pemecah disaat pertaruhan misi-misi HmI di Kampus.Padahal seharusnya kita bersatu dikampus karena kampus merupakan basis gerakan HmI. Mengenai proyeksi kedepan, yang harus diperhatikan adalah pertama formatur cabang maupun komisariat harus betul-betul selektif dalam hal menunjuk pengurus bidang PTKP karena syarat mendasar untuk mengisi posisi ini adalah dia harus menjadi aktivis kampus.Yang kedua gerakan “Back to Campus” menjadi satu-satunya opsi agar HmI bisa lebih bereksistensi di kampus. Penguasaan setiap elementasi dalam structural kemahasiswaan dikampus akan sangat menunjang pencapaian visi dan misi HmI. Kami yakin dengan semangat kebersamaan untuk membangun HMI serta dipadu padankan dengan militansi dan konsistensi, masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt akan terwujud. .VI. PENUTUP Demikianlah laporan pertanggung jawaban ini kami sampaikan di depan sidang konferensi cabang yang berbahagia ini. Kami menyadari bahwa selama satu periode kami sebagai pengurus HMI Cab. Sangatta bidang PTKP masih jauh dari apa yang diharapkan. Namun demikian itulah sebuah pencapaian dari usaha maksimal kami sebagai pengurus yang juga adalah manusia yang masih mempunyai banyak keterbatasan. Untuk menutup Laporan Pertanggung Jawaban ini kami ingin menyampaikan bahwa “Langit memang biru dan padi boleh menguning, akan tetapi Hijau Hitam yang tetapmenjadi pelopor peradaban mawujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.” Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqaidah 1432 H 26 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA BIDANG PTKP A K B A R J U M A D I KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PARTISIPASI PEMBANGUNAN DAERAH (PPD) Assalamualaikum Wr. Wb. I. Pendahuluan Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kemudahan diatas kesulitan dan melapangkan kesempatan setelah kesempitan sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan laporan pertanggungjawaban yang sebagaimana mestinya. Salawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi besar Muhammad SAW yang telah mengangkat derajad umatnya yang senantiasa bermunajat kepada-Nya dan kemudian menjadi amanah kita bersama sebagai umat yang senantiasa taat kepada-Nya. Peserta Sidang Yang Berbahagia… Kesadaran terhadap kebuntuan yang terrefleksi pada tak bermaknanya perkembangan baik disetiap sendi gerakan organisasi yang diberi nama Hmi maupun dalam diri pada sebahagian kader Hmi, tentunya mendorong alam pemikiran kita untuk meninjau kembali ada apa dan mengapa demikian. Gerakan tanpa makna merupakan kalimat yang tak memiliki makna yang jelas. Hanya dengan kata kebersamaan yang menjadi penyemangat dalam setiap gerakan kita, komitmen yang sama, konsep yang sama serta bertindak secara bersama. Olehnya itu kita sebagai kader senantiasa secara sama memberikan masukan atau pemikiran – pemikiran yang sifatnya konstruktif untuk Hmi yang lebih baik. Semoga saja pemikiran kita tidak terkoptasi oleh kanker epistemologis yg menurut kaum filsafat mampu melumpuhkan kemampuan menilai (critical power) serta mengakibatkan kegagalan akal (intellectual failure) yg pada gilirannya kita tidak lagi mampu membedakan mana yg benar dan yg salah. Justru ada kecendrungan sebaliknya bahkan menyamakan keduanya. Mudah – mudahan kita selaku kader senantiasa tidak terlepas dari rel tujuan Hmi hingga pencapaian masyarakat adil makmur yg diridhoi Allah swt dapat terwujud. Sejak 5 Februari 1947 Hmi merupakan organisasi yang bersifat independen dan berfungsi sebagai organisasi kader, menyimpan suatu rangkaian peristiwa yang tidak saja berinteraksi dengan kehidupan umat islam Indonesia khususnya akan tetapi berinteraksi dengan kehidupan bangsa Indonesia pada umumnya. Seiring perkembangan bahwa HmI sebagai organisasi kader sesuai tuntutan aspirasi dan fitrah kemanusiaannya telah banyak menyebarkan alumninya diberbagai bidang dan profesinya masing masing dan menunjukkan bahwa organisasi ini telah memperankan dinamika hidupnya. Namun, meskipun HmI telah menampilkan diri sebagai komunitas kader yang notabenenya kaum-kaum intelektual bukan berarti Hmi telah selesai dengan berbagai masalah. Problematika umat dan bangsa yang kian hari kian kompleks saja, mengharuskan kader-kadernya untuk lebih bersikap proaktif sistematik. Secara kausalitas bahwa problematika itu muncul karena perubahan yang drastis disegala bidang sosial, ekonomi, politik dan budaya yang diakibatkan oleh para aktor dan aktris politisi negeri ini yang diantaranya politisi ini ada sebagian alumni HmI tapi itu wajar karena kader Hmi selain bisa merusak tatanan negeri ini, juga pastinya memperbaiki tatanan negeri tercinta ini. Perlu diingat bahwa tantangan serta tanggung jawab HmI kini dan akan datang memerlukan perhatian utama untuk meninjau kembali keberadaan HmI secara kritis, analitik, evaluatif. Rekan-rekan seperjuangan yang berbahagia… Untuk itu perkenaankan kami diakhir kepengurusan ini untuk menyampaikan laporan kerja beserta realisasinya berdasarkan amanah pada Muscab HmI Cabang sangatta beberapa waktu yang lalu. Adapun sistematika laporan realisasi program kerja diantaranya adalah : II. Kondisi Obyektif Dengan melihat kondisi obyektif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada periodesasi kepengurusan 2010 – 2011 tidaklah terlepas dari kesubjektifan kami selaku yang diamanahkan mengurusi bidang partisipasi pembangunan daerah menyampaikan bahwa dalam kondisi organisasi kita sekarang, yang berlandaskan pada kondisi kader dan dinamika yang terjadi, secara perlahan tapi pasti mengalami perubahan kearah yang proporsional baik secara kuantitas maupun kualitas. Namun begitu, tidak bisa dinafikkan satu hal bahwa membangun komunitas (pengembangan organisasi) dan meningkatkan kualitas (pembaharuan intelektual) kader harus sinergi dengan menanamkan nilai – nilai natural dan social sciences sehingga tumbuh jiwa militansi kader terhadap organisasi. Kader – kader HmI yang telah dibekali dengan kemampuan – kemampuan manajerial dan pemahaman ideologi yang sangat mendalam diharapkan mampu untuk berkiprah menghadapi dinamika – dinamika yang terjadi didaerah termasuk dikabupaten kutai timur yang kita cintai ini. Sehingga memudahkan kita dalam mencapai tujuan organisasi yaitu : terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi oleh Allah SWT, yang bersumberkan pada nilai – nilai Islam dengan berbagai khasanah keilmuan. III. Rencana Program Kerja Mengacu pada hasil rapat kerja Hmi cabang Sangatta, dimana program kerja bidang Partisipasi Pembangunan Daerah diantaranya : a Pendidikan pemilih pemula b Pengkajian berkelanjutan c Gerakan bersih lingkungan IV. Realisasi Program Kerja Adapun realisasi program kerja semester I yang sempat terlaksana antara lain : Gerakan bersih lingkungan yang perencanaan awal 5x kegiatan hanya mampu terlaksana 2x kegiatan, gerakan pemilih cerdas yang sasaran awalnya pada pendidikan pemilih pemula merupakan bagian yang tak terpisahkan dari amanah reformasi yang tertunda karena sampai hari ini implementasi pesta demokrasi belum terlaksana sebagaimana mestinya, maka langkah program pendidikan pemilih pemula ini sebagai bagian gerak langkah kader HmI dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk didalamnya sosialisasi undang – undang perubahan pemilukada yg rencana kerjasama dengan pihak pemerintah daerah melalui lembaga Komisi Pemilihan Umum daerah Kutai Timur seyogyanya dapat dilaksanakan walaupun pada periode kepengurusan yg akan datang. Program pengkajian berkelanjutan merupakan program rutinitas yang mana realitasnya hanya mampu berjalan walaupun secara tidak sistematis seperti : 1. pengkajian tentang pengelolaan pajak dan retribusi daerah berdasarkan amanah UU 28 tahun 2009. 2. Pengkajian UU nomor 4 tahun 2009 ttg pertambangan mineral & batubara. 3. Hering dengan instansi terkait berkenaan dengan kelangkaan BBM. 4. Berpartisipasi aktif dalam rapat Musrembang kabupaten yg diselenggarakan oleh Bappeda Kutai Timur. V. Evaluasi Dan Proyeksi Dari evaluasi semester pertama sampai pada semester kedua proses pelaksanaan program kerja bidang partisipasi pembangunan daerah masih belum optimal. Oleh sebab itu sebagai bentuk bahan evaluasi dan proyeksi aktivitas kader untuk HmI cab. Sangatta kedepannya, ada yang harus disampaikan yaitu: 1. Membangun komunikasi yang lebih baik lagi, baik kesesama kader maupun kepada segenap multi stakeholder dalam hal ini pemerintah, pihak swasta dan masyarakat kutai timur. 2. Peningkatan pemahaman kepada kader HmI tentang aktualisasi kualitatif kader untuk HmI atau aktualisasi kader Hmi untuk orientatif personal sehingga mampu mempertegas peran serta kader maupun organisasi dlm melaksanakan pengawasan terhadap pembangunan baik ditingkat daerah, nasional hingga tingkat internasional sebagai bukti pengawalan dlm mewujudkan tujuan organisasi tentunya. VI. Penutup Demikian laporan ini kami sampaikan & kepada rekan - rekan Pengurus serta rekan – rekan seperjuangan, kami mohon maaf ketika ada kesalahan baik ketika dalam menyampaikan maupun saat mengemban amanah yang diberikan kepada kami. Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqo’dah 1431 H 26 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA BIDANG PPD ZUBAIR PALMUS ANDI WAHYUDIN KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA (PA) Assalamualaikum Wr. Wb. I. PENDAHULUAN Tiada kata yang paling utama selain kata Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT sang maha sempurna yang telah memberikan nikmat dan keridhoannya yang tak terhingga kepada kita semua, dan laporan pertanggungjawaban kegiata HMI Cabang Sangatta Bidang PA ini bisa diselesaikan sebagaimana mestinya. Shalawat serta salam kita kirimkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga,sahabatnya, dan pengikutnya hingga yaumil akhir dimana beliau adalah sang pelopor yang telah membawa ilmu dalam logika dan seni dalam estetika yang sampai saat ini masih dapat dirasakan hingga saat ini. Di masa sekarang ini, dimana masa kejayaan eropa, kita dihadapkan pada perubahan-perubahan yang betul-betul menjauhkan peradaban dari nilai-nilai ilahia yang disampaikan Rasulullah. Perubahan tersebut terjadi pada system moral, termasuk pertimbangan moral yang bersifat imperative. Dan anehnya kejadian seperti ini hanya difikirkan oleh segelintir manusia dari sekian banyak manusia yang ada di muka bumi ini. Perubahan itu juga melanggar tatanan masyarakat lain dibidang idiologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan keamanan, pendidikan dan moral keagamaan. Para mahasiswa selama ini dinilai sangat vakum melihat kondisi kekinian yang bisa saja akan menjamur hingga kiamat kelak. Disatu sisi mahasiswa sibuk dengan kuliahnya yang ingin mengejar target untuk mendapatkan ijazah, setelah mendapatkan ijazah kemudian kerja, setelah kerja kemudian nikah dan itu merupakan tujuan yang ideal baginya (SIGMUND FREUD). Disisi lain ada juga mahasiswa yang sibuk berorganisasi tapi tak pernah mau berfikir untuk mendahulukan khalayak orang banyak, kongkritnya mengutamakan kepentingan peribadi dengan mengatasnamakan khalayak orang banyak. yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, akankah keadan ini terus berlanjut tanpa ada mahasiswa yang berani untuk merubahnya ? Berkaitan dengan pertimbangan tersebut diatas; HMI sebagai salah satu wadah perjuangan bagi mahasiswa yang berfikir maju berusaha terus mencetak kader-kader yang mempunyai pemikiran yang cerdas dan berani bersikap dengan kondisi yang terjadi dikampus pada khususnya dan dilingkunagn masyarakat pada umumnya. II. KONDISI OBYEKTIF Dengan melihat kondisi obyektif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta periode kepengurusan 2010-2011 ini, tidaklah terlepas dari kesubjektifan selaku Ketua Bidang PA dalam menyimpulkan kondisi HMI sekarang, yang berlandaskan pada kondisi anggota, dinamika internal HMI Cabang Sangatta, dinamika eksternal HMI, yang diamati dan dipahami oleh pengurus dan dibahas ditingkatan pengurus HMI Cabang Sangatta. Sehingga saya dapat menyimpulkan kondisi obyektif HMI sekarang, khusunya HMI Cabang Sangatta. Dan untuk menghilangkan kesubjektifan saya ini dengan hati yang tulus kritikan yang membangun, kami sangat mengharapkan dalam proses penyelesaian ini. Dimana HMI saat ini masih aktif berperan serta dalam mendistribusikan kader-kadernya ke lembaga kampus, itu merupakan salah satu bukti eksistensi HMI di tingkatan Internal Kampus. a. Kondisi Internal HMI Dalam periode kedua ini kepengurusan HMI Cabang Sangatta tentunya kita diharapkan dengan berbagai tantangan terutama karena kami merupakan pengalaman yang baru dalam kepengurusan ini, setelah ada pemekaran dari HMI Cabang Sangatta pada tanggal 17 Maret 2008 dan di eskakan pada tanggal 1 April 2008. Perlu disadari juga bahwa HMI merupakan organisasi yang saat dinamis, baik dari segi semangat maupun militansi serta royalitas kekaderannya. Hal ini juga banyak dipengaruhi oleh iklim persaingan menjadi kader yang terbaik serta perbedaan karakter antara kader. Belum lagi mandegnya penkaderan, kajian, diskusi-diskusi di tingkatan Komisariat dan lain-lainnya. Dimana fenomena-fenomena yang lain yang ada di Komisariat seperti kurangnya komunikasi yang intens antar sebagian pengurus dan banyaknya aktivitas yang lain duluar HMI serta rapat koordinasi yang kurang dalam kepengurusan sehingga eksistensi HMI di tingkatan kampus perlu dipertanyakan. b. Kondisi Ekternal Kondisi Internal sudah pasti berimbas pada kondisi Ekternal, persoalan-persoalan seperti yang telah dijelaskan diatas berakibat akan rendahnya keinginan untuk melakukan gerakan-gerakan yang bersifat untuk masyarakat umum, sehingga berimplikasi pada penuruna citra HMI dimata public. Banyak sekali permasalahan-permasalahan kontemporer yang luput dari penyikapan HMI, mulai persoalan perebutan strukutr maupun kultur di Kampus dengan organisasi ekternal yang lain, serta persoalan-persoalan kedaeran yang seharusnya mendapat respon dari sebuah organisasi perjuangan semacam HMI, kader HMI seakan tenggelam dalam egonya serta sejarah besarnya, suaranya hanya di dengar oleh dinding-dinding bisu di Sekretatiat. Selain itu problematika social yang luput dari penyikapan HMI mengakibatkan orang mempertanyakan fungsi HMI sebagai organisasi perjuangan. Hal ini pula yang mengakibatkan kurangnya minat Mahasiswa untuk bergabung dan berkecimpung dalam kehidupan HMI.Dan yang paling membuat hati kita sedikit menagis adalah timbulnya sikap apatis dari kader-kader HMI sendiri dalam melihat persoalan-persoalan social yang terjadi di sekeliling HMI itu sendiri. Dan yang paling penting menyikap persoalan hilangnya basis kader karena menurunya intensitas dalam melakukan gerakan di Kampus. Ditambah lagi possisi-posisi strategis secara structural di kampus yang kurang dilirik lagi oleh kader HMI, Sementara competitor-kompetitor yang lain semakin gencar melakukan gerakan dalam merekrut kader serta mengambil alih peran-peran dan posisi-posisi startegis yang ada di kampus. III. REALISASI PROGRAM KERJA A. Program Kerja Bidang Pembinaan Anggota 1. Melaksanakan LK II (Intermedite Training) Tingkat Nasional 2. Melaksanakan TOT (Training Of Trainer 3. Melaksanakan Senior Course 4. Full Up dan Kajian 5. Melaksanakan Kajian Rutin B. Realisasi Program Kerja Bidang Pembinaan Anggota yang merupakan bidang yang selalu dituntut untuk menjadi solusi permasalahan pengelolaan dan pemahaman nilai kekaderan bagi seluruh anggota HMI dalam konteks ini Cabang Sangatta telah dan juga sebagai upaya untuk memberikan pemahaman serta mengembangkan potensi kader telah berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan amanah yang diembannya. Adapun program kerja yang terealisasi antara lain: 1. Melaksanakan Follow-up dan kajian tentang pengelola training 2. Melaksanakan kajian rutin 3. Mengutus kader HMI Cabang Sangatta untuk mengikuti LK II. No Nama Cabang Pelaksana LK II Tahun Keterangan 1 Aswadi Arsyad Subang 2010 Lulus 2 Rian Fauzar Subang 2010 Lulus 3 Noni Mirnani Subang 2010 Lulus 4 Wawan Purwanto Subang 2010 Lulus 5 Saiful Iksan Samarinda 2010 Lulus 6 Dedi Samarinda 2010 Lulus 7 Reihana Samarinda 2010 Lulus 8 Ridwan Samarinda 2010 Lulus 9 Aman Garut 2010 Lulus 10 Reni Dwi.I Tenggarong 2011 Lulus 11 Ernawati Tenggarong 2011 Lulus 12 Jumini Tenggarong 2011 Lulus 13 Lisnawati Tenggarong 2011 Lulus 14 M. Rajab Suka Bumi 2011 Lulus 15 Ali Mustofa Suka Bumi 2011 Lulus 16 M. Fahrudin Ansyari Pers. Paser 2011 Lulus 17 Nano Sayhrudin Pers. Paser 2011 Lulus 18 Muammar Hudawi Pare-pare 2011 Lulus IV. EVALUASI DAN PROYEKSI Dari evaluasi akhir pada proses pelaksanaan program kerja Bidang Pembinaan Anggota periode 2010-2011, masih belum optimal. Oleh sebab itu sebagai bentuk bahan evaluasi dan proyeksi aktivitas Bidang Pembinaan Anggota kedepannya, ada yang harus disampaikan yaitu: 1. Memberikan suatu pemahaman yang sangat mendalam tentang arti sebuah kader dan bagaimana seorang kader itu untuk berkiprah baik untuk HMI sendiri maupun masyarakat secara luas. 2. Meningkatkan nilai – nilai ideologis HMI bagi kader itu sendiri. 3. Adanya suatu proses reorientasi program – program kerja yang akan dilaksanakan agar lebih maksimal lagi. 4. Komunikasi antara pengurus sangat diperlukan agar kepengurusan berjalan dengan baik sesuai dengan amanah AD/ART Hmi. 5. Dalam kepengurusan ini ada beberapa program kerja yang belum terlaksana diantaranya : a. Training Of Trainer (TOT) , pelaksanaan TOT pada prinsipnya sudah terlaksana, tetapi tidak dilaksanakan secara formal tapi lebih ke dalam kajian-kajian tentang pelaksanaan pengelola training, Up Graiding, diskusi NDP dll. b. LK II dan Senior Course, tidak terlaksana dikarenakan ada program kerja Cabang HMI yang lebih perioritas yang harus dilaksanakan di tingkatan cabang yaitu LKK. Selain itupun permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan program kerja yaitu persoalan pendanaan kegiatan. V. PENUTUP Demikian laporan pertanggung jawaban ini saya sampaikan kepada Pengurus HMI Cabang Sangatta Bidang pembinaan Anggota, mohon maaf ketika ada kesalahan dalam menyampaikan atau saat mengemban amanah yang diberikan kepada saya selaku Ketua Bidang Pembinaan Anggota. Semoga Hmi Cabang Sangatta kedepannya akan lebih baik lagi dan terimah kasih atas segala partisipasi dan kerjasamanya. Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqaidah 1431 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA NASRULLAH AHMAD FIRDAUS KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M SEKRETARIS UMUM Assalamualaikum Wr. Wb. A. PENDAHULUAN Peserta konferensi yang terhormat… Tanpa dirasa roda kepengurusan HMI Cab. Sangatta telah berada pada akhir periode 2010 – 2011. Dalam Konferensi Cabang I HMI Sangatta ini saya selaku Sekertaris umum akan menyampaikan Laporan pertanggung jawaban saya dalam periode kepengurusan saya dengan sistematika sebagai berikut : a. Pendahuluan b. Kondisi Objektif • Kondisi Internal • Kondisi Eksternal c. Realisasi program kerja d. Evaluasi dan proyeksi e. Penutup B. KONDISI OBJEKTIF 1. Kondisi internal Ketika didirikan pada 5 february 1947 lalu, HMI berdiri dibawah semangat keislaman dan keindonesiaan, dan semangat itu secara personal saya nilai masih tetap terjaga didalam tubuh para kader HMI Cab.sangatta, ini terbukti dengan masih terjaganya komitmen dan semangat para kader HMI Cab. Sangatta dalam menggelar Pesta demokrasi tertinggi didalam tubuh HMI Cab.Sangatta itu sendiri dalam hal ini Konferensi Cabang (KONFERCAB I) yang merupakan wadah terjadinya proses regenerasi struktural dalam tubuih HMI, dan sebuah keniscayaan yang harus terjadi agar organisasi ini dapat terus hidup dan berkembang. 2. Kondisi eksternal Secara umum, kondisi eksternal HMI Cab.Sangatta sudah berjalan cukup baik, dimana dalam beberapa moment (kritik atas 100 hari kepemimpinan SBY-Boediono) kita sudah dapat bekerjasama sama dengan beberapa elementasi organisasi kemahasiswaan lain walaupun mereka secara idilogi berbeda dengan idiologi yang ada di HMI. Namun kita sudah dapat menunjukkan bahwa organisasi mampu bergerak selagi pergerakan itu berpijak diatas landasan kebenaran. C. REALISASI PROGRAM KERJA Adapun realisasi program kerja yang sempat terlaksana adalah 1. Melaksanakan Up-Grading kesekretariatan (terealisasi) 2. Membenahi Administrasi organisasi HMI Cab.Sangatta ( semi terealisasi) 3. Menginventarisir aset sekertariat HMI Cab.Sangatta (Semi terealisasi) 4. Mengadakan sekertariat permanen ( Terealisasi secara bertahap ) D. EVALUASI DAN PROYEKSI Kami menyadari sepenuhnya dalam menjabat sebagai sekertaris umum di lingkup HMI Cab.Sangatta, kami belum dapat menjalankan amanah ini sebagaimana adanya, ini semua tercermin dari beberapa program kerja kami yang belum sempat terlaksana dalam masa kepengurusan kami, dan harapannya dalam proyeksi kedepan kami sangat yakin dan percaya kepengurusan HMI Cab.Sangatta kedepan akan lebih baik lagi dalam memajukan organisasi ini seperti yang tercermin dalam cita-cita organisasis ini. E. PENUTUP Demikian laporan pertanggung jawaban ini kami buat yang sangat jauh dari harapan rekan-rekan sehimpunan, dan semoga kepengurusan kedepan dapat lebih baik lagi dalan menjalankan organisasi ini. Terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu kami dalam satu periode kepengurusan kami. Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqaidah 1431 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA HAIRIL ANWAR SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PEMBINAAN APARATUR ORGANISASI (PAO) Assalamualaikum Wr. Wb. 1. PENDAHULUAN Yang Segala puja dan puji kita panjatkan ke haribaan Allah SWT yang mana sampai saat ini kita masih dikuatkan keimanan dan kesehatan jasad kita, sehingga pada siang ini semoga kita yang hadir di forum yang sangat mulia ini. Sholawat serta salam terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhamad S.A.W yang mana telah membawa kita dari alam jahiliyah ke alam yang penuh dengan cahaya kebenaran yaitu Agama Islam sampai pada saat ini. …………….Peserta Konfercab yang terhormat……. Dalam buku yang diterbitkan Kanda Prof. DR. H. Aggusalim sitompul “ HMI Mengayuh di antara cita dan kritik” menjelaskan bahwa Sejak berdirinya HMI 14 Rabilulawal 1366 H, bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, Himpunan mahasiswa islam yang didirikan oleh para mahasiswa sekolah tinggi Islam atau STI yang diprakarsai kanda lafran pane agaknya HMI memang satu- satunya organisasi mahasiswa yang mempunyai sifat independen. HMI lahir tanpa campur tangan dari pihak manapun, dicetuskan oleh mahasiswa sendiri. Konfigurasi politik, sosial, ekonomi, pendidikan, Agama dan kebudayaan masa itu memang turut mematangkan kelahiran dan keberadaannya ditengah tengah bangsa ( HMI sesosok organisasi perjuangan. Hal 11). Dengan cuplikan buku diatas diharapkan kader HMI mampu untuk tetap bertahan hingga saat ini dalam usaha mewujudkan Anggaran Dasar Pasal 4 ( Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT ). Dalam Karangan M. Amin Rais Dalam Bukunya Yang Berjudul Agenda Mendesak Bangsa Selamatkan Indonesia Beliau Mengungkapkan Bahwa ” Seorang intelektual adalah seseorang yang memiliki pengetahuan umum secara memadai sehingga mampu menangkap fenomena yang tengah berlangsung ditengah masyarakat, bangsa dan negaranya dan menanggung resiko dalam perjuangan menegakkan keadilan dan kebenaran. dengan demikian seorang intelektual memegang peran menentukan dalam setiap perubahan social,bahkan revolusi yang terjadi dinegara mereka. Kemampuan yang dimiliki oleh kaum intelektual yang tidak dimiliki oleh kelompok masyarakat lainnya adalah kemampuan untuk melahirkan idea atau gagasan segar yang menjadi Tenaga Pendorong Perubahan Sosial. Ada Ungkapan Asing Yang Mengatakan Bahwa “ Ideas Are The Moving Forces Of History (Gagasan Adalah Tenaga Pengerak Dalan Sejarah). Hal ini semoga kader HMI cabang sangatta mampu untuk menjadi pribadi yang mampu mewujudkan kalimat yang tersebut di atas. Peserta Konfrensi Cabang yang terhormat dan rekan-rekan sehimpunan yang terkasihi... Sudah merupakan sebuah tanggung jawab dan sebuah konsekuensi yang logis, dimana manusia mempertanggung jawabkan amanah yang telah di embankan kepadanya. Merupakan momen yang begitu penting pada hari ini kami bisa menyampaikan hasil kinerja bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta dalam penyampaian laporan pertanggung jawaban selama satu periode kepengurusan. Mudah-mudahan forum ini diwarnaii dengan nuansa kebersamaan dan intelektual kritis konstruktif sebagai upaya menghadirkan pemikiran-pemikiran cemerlang. Kami menyadari bahwa amanah yang diembankan kepada kami khususnya bidang Pembinaan Aparatur Organisasi kurang bisa berjalan dan terealisasi seperti yang di harapkan bersama dikerenakan berbagai hal. Oleh karena itu kata dan permohonan “maaf” yang setulus-tulusnya dari kami sebelum laporan pertanggung jawaban ini dibaca mudah-mudahan mendapatkan suatu kebijakan dan pandangan objektif dari rekan-rekan sekalian. Adapun laporan pertanggung jawaban kami selaku bidang Pembinaan Aparat Organisasi dengan sistematika sebagai berikut : I. PENDAHULUAN II. KONDISI OBJEKTIF A. KONDISI OBJEKTIF INTERNAL B. KONDISI OBJEKTIF EKSTERNAL III. RENCANA PROGRAM KERJA IV. REALISASI PROGRAM KERJA V. EVALUASI DAN PROYEKSI VI. PENUTUP II. KONDISI OBJEKTIF HMI merupakan organisasi mahasiswa yang tertua dan terbesar di indonesia. Sejak awal berdirinya pada 05 februari 1947 sampai detik ini, HMI mengalami pasang surut atau fluktuasi. HMI selalu hadir dalam bingkai sejarah maju mundurnya bangsa Indonesia seiring dengan bergantinya rezim penguasa. HMI juga mampu berkompetisi secara sehat dengan organisasi lain dalam hal mencetak kader umat dan kader bangsa sebagai bentuk pengamdian terhadap negeri tercinta. Dalam konteks kontemporer, kita dapat membedah kondisi HMI Cabang Sangatta dengan melihat sisi internal dan eksternal yang dari pengamatan tersebut kita dapat menarik benang merah walupun sifatnya masih sangat subjektif, antara lain sebagai berikut : A. KONDISI OBJEKTIF INTERNAL Dalam periode kedua kepengurusan cabang tentunya kita dihadapkan dengan berbagai peluang dan tantangan. Peluangnya karena kita berbekal pengalaman periode sebelumnya serta kuntitas anggota yang terus mengalami peningkatan. Tantangannya adalah finansial yang sangat memprihatinkan (swadaya tanpa henti hehe) serta semakin besarnya tanggung jawab dalam melanjutkan estafet perjuangan. Tentunya peluang dan tantangan tersebut harus disikapi secara arif dan bijaksana. Perlu disadari bahwa HMI merupakan organisasi yang sangat dinamis, baik dari segi semangat maupun militansi serta loyalitas kekaderannya. Hal itu juga banyak dipengaruhi oleh iklim persaingan menjadi kader terbaik serta perbedaan karakter antar kader. Belum lagi kurang optimalnya pengakaderan, kurang berjalannya mekanisme organisasi secara baik ditingkatan komisariat. Arogansi positif antar komisariat untuk mencetak kader-kader yang handal belum terlihat. Komisariat masih senang dengan pola kerjasama (kolektif work). Hal itu yang membuat perkembangan komisariat tidak merata serta loyalitas terhadap komisariatnya masih rendah. Persoalan tersebut kemudian berimplikasi pada tidak optimalnya roda organisasi dan tidak terealisasinya berbagai program kerja. Fenomena yang terjadi pada komisariat juga terjadi dalam kepengurusan cabang. Kurangnya komunikasi yang intens antar sebagian pengurus cabang dan banyaknya aktivitas yang lain diluar HMI membuat lemahnya kreativitas dalam merealisasikan amanah Muscab II yang lalu. Hal itu semakin diperparah dengan kondisi finansial yang sangat memprihatinkan. Terkadang dalam menjalankan aktivitas (kegiatan) organisasi melalui swadaya pengurus maupun anggota. B. KONDISI OBJEKTIF EKSTERNAL Kondisi yang terjadi di internal HMI Cabang Sangatta sudah pasti berimbas pada kondisi diwilayah eksternal. Persoalan-persoalan seperti yang dijelaskan diatas berakibat terhadap rendahnya keinginan untuk melakukan gerakan-gerakan yang sifatnya untuk masyarakat umum, sehingga berimplikasi pada penurunan citra HMI di mata publik. Banyak sekali permasalahan-permasalahan kontemporer yang luput dari penyikapan HMI, mulai persoalan perebutan struktural maupun kultural dikampus dengan organisasi eksternal yang lain, serta persoalan-persoalan kedaerahan yang seharusnya mendapat respon dari sebuah organisasi perjuangan semacam HMI. Kader HMI seakan tenggelam dalam egonya serta sejarah kebesarannya, suaranya hanya didengar dinding-dinding bisu disekretariatnya. HMI hanya dikenal para anggota dan alumninya. Ironis sekali untuk sebuah organisasi yang mempunyai historika yang panjang dan indah. Banyaknya problematika sosial yang luput dari penyikapan HMI mengakibatkan orang mempertanyakan fungsi HMI sebagai organisasi perjuangan. Hal itu pula yang mengakibatkan kurangnya minat mahasiswa untuk bergabung dan berkecimpung dalam kehidupan HMI. Dan yang paling membuat hati kita menangis adalah sikap apatis dari kader-kader HMI sendiri dalam melihat persoalan-persoalan sosial yang terjadi disekeliling kita. Sama halnya dengan melakukan “Penghianatan” terhadap nilai-nilai perjuangan. Selain persoalan tersebut diatas, yang paling perlu penyikapan secara cepat dan tepat adalah persoalan hilangnya basis-basis kader karena menurunnya intensitas dalam melakukan gerakan dikampus. Ditambah lagi posisi-posisi strategis secara struktural dikampus yang kurang dilirik lagi oleh kader HMI. Sementara kompetitor-kompetitor yang lain (OMEK yg lain) semakin gencar melakukan gerakan dalam merekrut kader serta mengambil alih peran posisi strategis dalam struktural dikampus. II. RENCANA PROGRAM KERJA Mengacu pada program kerja kongres palembang ke XXVI adalah a. Melakukan restrukturisasi HMI dan menerapkan managemen organisasi berbasis teknologi informasi. b. Menegakkan disiplin regenerasi kepengurusan tepat pada waktunya sesuai dengan AD/ ART HMI dan penjabarannya. c. Menyusun sistem pola rekruitmen pengurus HMI. d. Melakukan Akreditasi atas standar kelayakan keberadaan seluruh struktur HMI, terutama sttruktur kepemimpinan. e. Mengefektifkan pelaksanaan pembuatan laporan. Program kerja hasil musawarah cabang II dan hasil rapat kerja yang lalu bidang Pemberdayaan Aparat Organisasi mendapatkan 2 program kerja yaitu: a. Bedah konstitusi setiap bulan sekali. b. Melaksankan Up graiding kepengurusan. III. REALISASI PROGRAM KERJA Dari beberapa program kerja yang diamanahkan kepada kami khususnya Bidang Pembinaan Aparat Organisasi, merupakan rasa syukur kepada Tuhan YME yang telah memberikan kekuatan kepada kami sehingga pada hari dan detik ini kami mampu “megemban” dan mempertanggung jawabkan amanah yang telah di berikan kepada kami walaupun ada sebagian program kerja yang diamanahkan tidak terealisasi secara optimal, itu semua merupakan cerminan dan penegas bagi kita untuk menilik diri (sebagimana ma’lum) bahwa manusia tidak luput dari kehilafan dan ini semua berpulang kepada kami sebagai manusia. Mudah-mudahan rekan-rekan sehimpunan dapat memaknai dan menilainya dengan arif dan bijaksana. Dengan dua agenda itu serta hasil dari rapat pleno yang ke I dan II maka kegiatan melaksakan Up graiding telah terlaksana. Sedangkan agenda bedah konstitusi secara umum belum terlaksana dikarenakan ada beberapa hal yang menjadi kendala kenapa bedah konstitusi ini tidak dilaksanakan. Di antaranya: Kami dari internal bidang PAO bersepakat untuk melaksakan bedah konstitusi hasil dari kongres XXVII di Depok, karena selain sebagai ajang sosialisasi AD/ART yang terbaru juga merupakan pengefisienkan pendanaan. Karena kita sadari bersama bahwa HMI cabang sangatta pada kepengurusan 2010/2011 sangat kemarau dari segi pendanaan, bahkan di setiap kegiatan yang berkenaan dengan cabang tidak jarang dilakukan dengan swadaya pengurus di masing masing bidang ataupun swadaya dari pengurus secara umum. Namun kegiatan kegiatan lain yang tidak terprogramkan di rapat kerja yaitu kegiatan rapat harian dan rapat bidang serta rapat plena masih terlaksana dengan baik. IV. EVALUASI DAN PROYEKSI Amanah yang dalam konsep idealnya merupakan sesuatu hal yang harus dipertanggung jawabkan tentu dalam pelaksanaanya tidak semudah dengan apa yang ada dalam pahaman kita. Berjalannya sebuah amanah tentulah harus sesuai dengan faktor-faktor atau syarat-syarat menuju aktualnya, sehingga dalam konsep ideal dan praktisnya dapat sinergis dan terwujud. Salah satu dari sekian banyaknya syarat tersebut adalah semangat juang dan bergerak untuk menuju suatu tujuan yang ideal. Kami menyadari dan memahami bahwa program kerja yang di amanahkan kepada kami tidak sepenuhnya dapat teraktualkan disebabkan adanya degradasi semangat yang berdampak pada kebuntuan dan kejumudan dalam berusaha dan bertindak. Dengan keadaan yang demikian ini, mungkin hanya kata “maaf” yang sedalam-dalamnya dan setulus-tulusnya yang saat ini dapat kami lontarkan dan haturkan kepada rekan-rekan sekalian, dan mudah-mudahan program kerja yang tidak teraktualkan pada periode kepengurusan ini khususnya Bidang PAO dapat dijadikan sebagai bahan introsfeksi demi kemajuan dan pencapian cita-cita organisasi. Banyak sekali persoalan-persoalan terkait mekanisme roda organisasi yang inkonstitusional harus disikapi secara bijaksana dengan mengedapankan prinsip kemanusiaan serta demi menjaga kondusifitas dalam internal organisasi. Terkadang air mata ini ingin berhamburan keluar apabila mengingat perjuangan para pendiri HMI di Sangatta yang tanpa lelah dalam membangun organisasi dan kemudian melihat para penerus estafet organisasi sekarang ini yang kian hari kian terkikis militansinya (mudah-mudahan anggapan kami salah). Besar harapan kami melalui agenda KONFERCAB ini semua badai problem yang melanda HMI dapat dievaluasi secara totalitas kemudian menghasilkan win-win solution, serta apa yang telah kita lalui bersama menjadi refleksi dalam menata organisasi hari ini dan yang akan datang. Kami sangat yakin dan percaya bahwa apabila semua komponen organisasi bisa bersinergi maka HMI akan menjadi “Harapan Masyarakat Indonesia”. V. PENUTUP Demikian laporan pertanggung jawaban ini kami sampaikan selaku pengurus HMI Bidang Pembinaan Aparat Organisasi, mudah-mudahan ini dapat menjadi sebuah pelajaran berharga dan bahan renungan bagi kita semua dalam bertindak dan bergerak demi mewujudkan tujuan mulia himpunan. Kami menyadari bahwa dalam laporan pertanggung jawaban yang telah kami paparkan masih jauh dari kata sempurna, karena kami sadar sebagai hamba Tuhan yang terkadang terbutakan oleh hijab-hijab. Akhirnya dengan segala kerendahan hati dalam forum yang sangat berbahagia dan bersejarah ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan sehimpunan dan seperjuangan atas partispasi aktif yang telah diberikan sehingga kami dapat melaksanakan beberapa program kerja bidang PAO walaupun kami anggap belum maksimal dan kami juga memohon maaf kiranya atas kekhilafan dan kelapaan kami. Sebelum kami turun dari podium yang berbahagia ini ijinkan kami mengucapkan pesan “ Kita bisa besar karena kita mau besar, kelemahan-kelemahan kita yang lalu hanyalah merupakan tempelan sesaat dari pengalaman hidup yang lebih kaya”. Jaya Islam..........jaya HMI.....yakin usaha sampai.... Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqaidah 1431 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA BIDANG PAO ARHAM JAMALUDIN KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA PERIODE 1431-1432 H / 2010-2011 M BIDANG PEMBERDAYAAN UMAT (PU) Assalamualaikum Wr. Wb. I. Pendahuluan Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang dengan segala rihdo dan hidayah-nya masih membuka pemikiran kita untuk selalu bergerak menuju kepadanya. Salawat dan salam tak lupa pula tercurahkan kepada bimbingan besar kita baginda Rasulullah SAW beserta para keluarga dan sahabatnya sehingga kita masih bisa menikmati indahnya cahaya Islam. Pada kesempatan ini kami berterima kasih masih diberi kekuatan dan kesehatan serta izin dari Allah SWT untuk melaporkan amanah yang diembankan kepada kami di Forum yang kita hormati ini. Peserta KONFERCAB yang kami hormati. Satu tahun kepengurusan bukanlah waktu yang lama untuk mengadakan perubahan bagi organisasi dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Tetapi sudah menjadi konsekuensi logis bahwa setiap amanah dan tanggung jawab yang diemban harus dipertanggung jawabkan dihadapan sipemberi amanah. Agar lebih sistematis laporan ini maka kami sampaikan dengan susunan sebagai berikut : I. PENDAHULUAN II. KONDISI OBJEKTIF III. RENCANA PROGRAM KERJA IV. REALISASI PROGRAM KERJA V. EVALUASI DAN PROYEKSI VI. PENUTUP II. Kondisi Obyektif HMI Cabang Sangatta dari awal terbentuknya sampai saat ini telah melewati berbagai dinamika yang terjadi mengiringi perjalanan kepangurusan ini sehingga terjadi perubahan pola fikir yang sangat mendasar baik pada pengurus maupun anggota HMI secara Umum. Konfrensi Cabang (Konfercab) dilaksanakan menandai berakhirnya masa kepengurusan dan juga merupakan momen yang sangat tepat untuk menganalisa dan memberikan pemikiran yang cemerlang demi untuk menyegarkan kembali semangat ber-HMI yang sudah mulai pudar. Perjalanan periode kepengurusan HMI Cabang Sangatta dilalui bukan tampa hambatan, masih banyak kekurangan yang secara subyektif kami lihat perlu untuk dibenahi dan dijadikan sebagai bahan refleksi untuk mengimplementasikan hasil-hasil keputusan Konfercab nantinya. Kurangnya kepekaan kami selaku pengurus khususnya Bidang Pemberdayaan Umat yang masih jauh dikatakan berhasil untuk mengadakan kerjasama dengan lembaga lain dalam hal keumatan. Pinansial dan kurangnya keaktifan kader salah satu masalah didalam tubuh HMI Cabang Sangatta membuat beberapa program kerja tidak bisa terlaksana. Dari situlah yang membuat kami masih kebingungan dengan serentetan masalah yang dihadapi dan semoga nantinya mendapatkan solusi yang tepat. III. Rencana Program Kerja Mengacuh kepada hasil Musyawarah Cabang (Muscab) II HMI Komisariat HMI Cabang Sangatta, dimana program kerja Bidang Pemberdayaan Umat adalah sebagai berikut: 1. Melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam. 2. Pembuatan Buletin Dakwah 3. Safari Ramadhan 4. Pelatihan Farduh Kifayah. IV. Realisasi Program Kerja Adapun Program kerja yang dapat kami laksanakan selaku bidang Pemberdayaan Umat adalah sebagai berikut: 1. Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 3. Aksi penggalangan dana bencana alam Situ Gintung 4. Aksi penggalangan dana bencana Alam Wasior 5. Peringatan Milad HMI ke 63 dan bersih pantai diteluk Lombok 6. Pembuatan bulletin Dakwah V. Evaluasi dan Proyeksi Amanah merupakan suatu hal yang harus dipertanggung jawabkan tentu dalam pelaksanaannya tidak semudah dengan apa yang ada dalam pahaman kita. Berjalannya sebuah amanah tentulah membutuhkan syarat-syarat yang harus terpenuhi sehingga amanah tersebut dapat terwujud. Salah satu dari sekian banyaknya syarat tersebut adalah semangat juang dan gerak untuk menuju pada suatu yang ideal. Kami menyadari dan memahami bahwa program kerja yang diamanahkan kepada kami tidak sepenuhnya dapat terwujud desebabkan karena adanya keterbatasan kami sebagai manusia biasa. Dengan dimikian, mungkin hanya ini yang dengan jujur saat ini dapat kami paparkan dan sampaikan kepada rekan-rekan sehimpunan, dan mudah-mudahan program kerja yang tidak terealiasasi pada kepengurusan ini khususnya bidang Pemberdayaan Umat dapat dijadikan sebagai bahan introfeksi demi kemajuan dan pencapain cita-cita organisasi. VI. Penutup Demikian laporan pertanggungjawaban ini kami sampaikan selaku pengurus HMI Cabang Sangatta Bidang Pemberdayaan Umat mohon maaf ketika ada kekhilafan dalam menyampaikan atau saat mengemban amanah yang diberikan kepada kami dan mudah-mudahan ini menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Akhirnya secara pribadi kami kembalikan amanah ini kepada forum untuk disikapi secara arif dan bijaksan. Dan segala kerendahan hati kami menghaturkan maaf sebesar-besarnya kepada rekan-rekan sehimpunan yang telah memberikan kepercaan kepada kami dalam menjalankan sebuah amanah organisasi. semoga periodesasi kepengurusan berikutnya dapat memberikan teobosan-terobosan baru dan lebih bias memperjelas eksistensi kelembagaan dan mentransformasikan amanah program kerja yang diberikan. Itu semua tentunya merupakan harapan kolektif bukan hanya sebagai individu seorang kader, namun juga merupakan harapan lembaga yang tertegaskan dalam tujuan idealnya. Billahittaufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 27 Dzulqaidah 1431 H 25 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SANGATTA BIDANG PEMBERDAYAAN UMAT HAMZAH NASRUDDIN KETUA WAKIL SEKRETARIS UMUM LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN BIDANG KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA PERIODE 2010-2011 Assalamu Alaikum Wr.wb. A. Pendahuluan Puji syukur kehadirat Allah AWT yang telah memberikan Rahmat serta HidayahNya kepada kita semua sehingga dapat hadir dalam kesempatan yang sangat baik ini. Dan tidak tidak lupa salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya semoga Allah SWT melimpahkan rahmatNya kepada beliau serta seluruh ummat Muslim di dunia. Patut kita syukuri bahwa Himpunan Mahasiswa Islam cabang Sangatta kini telah mampu melaksanakan Konfrensi Cabang, yang menandakan adanya peningkatan kualitas maupun kuantitas di Lingkungan HMI Cabang Sangatta baik secara individu maupun kelembagaan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Konfrensi Cabang merupakan ajang tertinggi yang bertujuan untuk mengevaluasi dan merencanakan program yang akan dilaksanakan selanjutnya, serta sebagai ajang demokrasi dalam hal pemilihan Ketua Umum HMI untuk satu periode kedepan. Maka dalam kesempatan ini marilah kita jadikan sebagai momentum yang baik dalam memajukan HMI kedepan, dalam hal ini ide-ide cemerlang sangat dibutuhkan bukan memperdebatkan hal-hal yang tidak substansial. Presidium Sidang yang terhormat dan rekan-rekan HMI yang berbahagia. Sudah menjadi konsekuensi bagi pemegang amanah akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah dilakukan, sebagai wujud tanggung jawaban selama satu periode kepengurusan bidang keuangan dan perlengkapan, semoga dapat memberikan gambaran tentang apa yang sudah kami lakukan. B. Kondisi Objektif Melihat kondisi sekarang tentunya telah diketahui bersama bahwa dalam sebuah organisasi untuk melakukan sebuah gerakan tentu membutuhkan sebuah penggerak, Kemajuan suatu organisasi ditopang oleh tiga faktor yaitu SDM, Wadah atau sekretariat untuk berkreasi serta faktor finansial. Finansial atau dana merupakan salah satu fitur yang sangat penting dalam sebuah organisasi, karena tanpa pendanaan yang cukup maka sebuah organisasi tidak akan mampu berbuat banyak., apalagi dijaman sekarang ini. Dalam satu periode kepengurusan ini, HMI Cabang Sangatta mengalami keterbatasan anggaran , muaranya adalah banyaknya program kerja yang tidak dapat dilaksanakan dengan maksimal dan bahkan tidak dapat dilaksanakan sama sekali, dan hanya kebutuhan yang sifatnya mendasar yang dapat kami tanggulangi. Upaya-upaya untuk keluar dari kondisi tersebut pun telah dilakukan, seperti mengajukan proposal bantuan operasional kepemerintah Kabupaten Kutai Timur. Alhamdulillah awal bulan september 2011 HMI Cabang sangatta mendapat Hibah dari pemerintah KUTIM sebesar Rp. 100 juta , alokasi dana yang terbatas tersebut harus diperhitungkan dengan tepat agar penggunaannya tepat sasaran dan berkesinambungan. Adapun penggunaan anggaran tersebut kami sampaikan sebagaimana terlampir. C. Program Kerja Sesuai dengan amanah Musyawarah Cabang II, dalam periode kepengurusan ini Bidang Keuangan dan Perlengkapan mendapat amanah berupa program kerja sebagai berikut; 1. Membuat matrik anggaran 2. Membuat laporan administrasi keuangan 3. Mengadakan kelengkapan sekretariat 4. Menggali sumber- sumber dana Sesuai dengan program kerja yang diberikan, bahwa bidang keuangan dan perlengkapan telah berupaya dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan setiap program kerja, berikut program kerja yang dapat kita kerjakan; 1. Pembuatan Matrik Anggaran Matrik anggaran ini dibuat berdasarkan kebutuhan dana perbidang, dan terperinci sesuai dengan kebutuhan untuk melaksanakan setiap program kerja. Sesuai dengan hasil rekapitulasi kebutuhan anggaran, maka HMI Cabang Sangatta membutuhkan lebih dari 300 juta rupiah pertahunnya untuk dapat melaksanakan program kerja secara optimal. 2. Membuat laporan Administrasi Laporan administrasi keuangan dibuat berdasarkan jumlah uang yang masuk dan jumlah uang yang keluar setiap bulannya. 3. Pengadaan kelengkapan Sekretariat Kelengkapan kesekretariatan merupakan suatu yang sangat penting untuk mendukung konerja sebuah organisasi, sampai saat ini hanya beberapa kelengkapan sekretariat yang dapat terpenuhi seperti : 1. Dispenser dan beberapa peralatan dapur 2. Komputer ( perbaikan komputer yang sudah ada ) 3. Televisi Kami berharap kepengurusan dapat merealisasikan kelengkapan sekretariat yang belum dapat kami realisasikan seperti printer, infokus dan beberapan kelengkapan lain. 4. Menggali sumber dana Usaha – usaha untuk mendapatkan dana yang telah kami lakukan adalah 1. Mengajukan proposal ke Pemerintah Daerah 2. Melakukan investasi dengan PHI 10% dari dana yang diinvestasikan 3. Pengadaan kalender HMI, namun pengadaan kalender ini mengalami beberapa masalah sehingga tidak berjalan dengan lancar Secara umum dapat kami sampaikan penerimaan dan pengeluaran dana sebagai berikut : Penerimaan 1. Bantuan sosial dari Pemerintah Daerah Kutai Timur 2. Sumbangan dari anggota dan alumni / simpatisan 3. Kegiatan yang menghasilkan sumber dana NO Sumber Dana Jumlah 1 2 Saldo Periode Lalu Dana hibah dari Pemda Kutim Rp. 12.528.000,00 Rp. 100.000.000,00 Total Penerimaan Rp. 112.528.000,00 Pengeluaran Dana tersebut digunakan sebagai : 1. Belanja sewa sekretariat 2. Belanja perlengkapan sekretariat 3. Belanja tagihan listrik, air dan TV D. Evaluasi dan Proyeksi Kami menyadari permasalahan finansial sampai saat ini belum terealisasikan dengan baik, kesulitan pendanaan nampaknya masih menjadi masalah penting hingga beberapa tahun yang akan datang, beberapa usaha yang sudah dilakukan untuk menanggulangi permasalahan masih belum mampu untuk menyelesaikan permasalahan klasik tersebut, hal ini karena sampai saat ini sumber dana yang potensial masih berasal dari Pemerintah Daerah, kemudian simpatisan dan Alumni HMI. Kondisi ini perlu disikapi secara bijaksana oleh pengurus yang akan datang, sehingga permasalahan finansial dapat diminimalisir. Sehubungan hal tersebut ada bebarapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut : 1. Perencanaan penggunaan dana secara baik dan tepat, agar dan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal 2. Perlu adanya kebijakan dari Pengurus Cabang untuk mengatur ritme pencarian dana ke Pemerintah Daerah atau Alumni HMI dan simpatisan HMI, hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih. 3. Perlu adanya pembagian untuk pencarian dana kepada Alumni HMI / simpatisan sesuai dengan besar kecilnya skala kegiatan 4. Pembentukan lembaga taktis yang difungsikan untuk membantu pencairan sumber dana untuk organisasi Harapan kedepan adalah semoga kader HMI Cabang Sangatta dapat menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang ada dengan algoritma – algoritma yang cerdas dan kami berharap semoga HMI Cabang Sangatta dapat mandiri, sehingga dapat lebih banyak dalam partisipasi pembangunan di Kutai Timur pada umumnya. E. Penutup Demikian laporan pertanggungjawaban ini kami sampaikan, sebagai wujud tanggungjawab kami selama satu periode kepengurusan, semoga apa yang kami sampaikan ini dapat menjadi gambaran untuk perbaikan HMI kedepan, kami menyadari bahwa dalam pelaksanaanya masih banyak kekurangan, dan akhirnya, pada forum mulia ini, saya mengucapkan terima kasih kepada kawan – kawan yang telah membantu kami dalam merealisasikan program kerja dan kami mohon maaf kepada Allah SWT dan kepada anggota HMI Cabang Sangatta atas kekeliruan dan kesalahan yang kami lakukan. Karena tak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan hanyalah Milik ALLAH SWT. Sekian dan terima kasih. Billahi Taufik Wal Hidayah Assalamu’alaikum Wr. Wb Sangatta, 1 Zhulhijah 1432 H 28 Oktober 2011 M PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA BIDANG KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN Andri Adyanto Bendahara Umum Rahman Wakil Bendahara Umum RENCANA KEBUTUHAN BIAYA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA DANA HIBAH TAHUN 2011 Terbilang : Seratus Juta Rupiah RENCANA KEBUTUHAN BIAYA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SANGATTA DANA HIBAH TAHUN 2011 Penerimaan BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Rahman 2. Tempat/tanggal lahir : Polewali mandar, 12 Juli 1982 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Ilmu Kelautan 5. Alamat : Gg. Bakti Jaya No. 70. Sangatta. Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Makassar Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA UMUM. PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Rahman 2. Tempat/tanggal lahir : Polewali mandar, 12 Juli 1982 3. Asal komisariat : Komisariat Al-Amin Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Rahman BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Aswadi Arsyad 2. Tempat/tanggal lahir : Santan, 03 November 1990 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Ilmu Kelautan 5. Alamat : Gg. Bakti Jaya No. 70. Sangatta. Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2008 LK II di Subang Tahun 2010 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA (PA). PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Aswadi Arsyad 2. Tempat/tanggal lahir : Santan, 03 November 1990 3. Asal komisariat : Komisariat Teknik Pertanian Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Aswadi Arsyad BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Nasruddin 2. Tempat/tanggal lahir : Bulukumba, 15 Mei 1985 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Budidaya Hutan 5. Alamat : Sangatta. Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Tarakan Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PEMBINAAN APARATUR ORGANISASI (PAO) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Nasruddin 2. Tempat/tanggal lahir : Bulukumba, 15 Mei 1985 3. Asal komisariat : Komisariaat Al-Amin Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Nasruddin BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Jumadi 2. Tempat/tanggal lahir : Banjarmasin, 28 Mei 1985 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Teknik Pertanian 5. Alamat : Jln. Pinang Raya RT. 05 Sangatta Selatan 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2005 LK II di Makassar Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PERGURUAN TINGGI DAN KEPEMUDAAN (PTKP) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Jumadi 2. Tempat/tanggal lahir : Banjarmasin, 28 Mei 1985 3. Asal komisariat : Komisariat Teknik Pertanian Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Jumadi BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Saif Samudra Ikhsan Syah 2. Tempat/tanggal lahir : Bwi, 09 Januari 1988 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Agroteknologi 5. Alamat : Jln. Yos Sudarso II, Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Samarinda Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG KEWIRAUSAHAAN PENGEMBANGAN PROFESI (KPP) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Saif Samudra Ikhsan Syah 2. Tempat/tanggal lahir : Bwi, 09 Januari 1988 3. Asal komisariat : Komisariat Agroteknologi Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Saif Samudra Ikhsan Syah BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Muhammad Dhedy Al Achmad 2. Tempat/tanggal lahir : Malang, 27 Juni 1988 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Agroteknologi 5. Alamat : Gg. Bati Jaya No. 70 Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Samarinda Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PARTISIPASI PEMBANGUNAN DAERAH (PPD) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Muhammad Dhedy Al Achmad 2. Tempat/tanggal lahir : Malang, 27 Juni 1988 3. Asal komisariat : Komisariat Agroteknologi Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Muhammad Dhedy Al Achmad BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Ridwan Abu Bakar 2. Tempat/tanggal lahir : Apelame, 02 Maret 1989 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Budidaya Hutan 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2008 LK II di Samarinda Tahun 2010 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PEMBERDAYAAN UMAT (PU) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Ridwan Abu Bakar 2. Tempat/tanggal lahir : Apelame, 02 Maret 1989 3. Asal komisariat : Komisariat Al-Amin Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Ridwan Abu Bakar BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Lisnawati 2. Tempat/tanggal lahir : Banjarmasin, 18 Februari 1987 3. Jenis Kelamin : Perempuan 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Budidaya Hutan 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2007 LK II di Tenggarong Tahun 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Lisnawati 2. Tempat/tanggal lahir : Banjarmasin, 18 Februari 1987 3. Asal komisariat : Komisariat Al-Amin Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Lisnawati BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Muhammad Fahrudin Anshari 2. Tempat/tanggal lahir : Barabai, 10 juni 1992 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STAIS / TARBIYAH 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2009 LK II di Paser Tahun 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai KETUA BIDANG HAM DAN LINGKUNGAN HIDUP PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Muhammad Fahrudin Anshari 2. Tempat/tanggal lahir : Barabai, 10 Juni 1992 3. Asal komisariat : Komisariat STAIS Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Muhammad Fahrudin Anshari BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Andi Wahyudin 2. Tempat/tanggal lahir : Bone, 17 Agustus 1982 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Agroteknologi 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Tarakan Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai BENDAHARA UMUM PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Andi Wahyudin 2. Tempat/tanggal lahir : Bone, 17 Agustus 1982 3. Asal komisariat : Komisariat Agroteknologi Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Andi Wahyudin BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Andi Nasriadi 2. Tempat/tanggal lahir : Bone, 15 Maret 1985 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Agroteknologi 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2007 LK II di Balikpapan Tahun 2008 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai SEKRETARIS UMUM PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Andi Nasriadi 2. Tempat/tanggal lahir : Bone, 15 Maret 1985 3. Asal komisariat : Komisariat Agroteknologi Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Andi Nasriadi BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Sugar Warjaya 2. Tempat/tanggal lahir : Sampit, 23 Juli 1985 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Teknik Pertanian 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2007 LK II di Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG PERGURUAN TINGGI DAN KEPEMUDAAN (PTKP) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Sugar Warjaya 2. Tempat/tanggal lahir : Sampit, 23 Juli 1985 3. Asal komisariat : Komisariat Teknik Pertanian Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Sugar Warjaya BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Ryan Fauzianur 2. Tempat/tanggal lahir : Senambah, 27 Desember 1988 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Teknik Pertanian 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2009 LK II di SubangTahun 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG PARTISIPASI PEMBANGUNAN DAERAH (PPD) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Ryan Fauzianur 2. Tempat/tanggal lahir : Senambah, 27 Desember 1988 3. Asal komisariat : Komisariat Teknik Pertanian Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Ryan Fauzianur BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Marhadi 2. Tempat/tanggal lahir : Marangkayu, 26 Mei 1991 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Teknik Pertanian 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2009 LK II di Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG PEMBINAAN APARATUR ORGANISASI (PAO) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Marhadi 2. Tempat/tanggal lahir : Marangkayu, 26 Mei 1991 3. Asal komisariat : Komisariat Teknik Pertanian Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Marhadi BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Ernawati 2. Tempat/tanggal lahir : Pare-pare, 07 April 1986 3. Jenis Kelamin : Perempuan 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Budidaya Hutan 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Makassar Tahun 2008 LK II di Tenggarong Tahun 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA (PA) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Ernawati 2. Tempat/tanggal lahir : Pare-pare, 07 April 1986 3. Asal komisariat : Komisariat Al-Amin Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Ernawati BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Muammar Hudawy 2. Tempat/tanggal lahir : Pinrang, 13 September 1991 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STAIS / TARBIYAH 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2010 LK II di Makassar 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG HAM DAN LINGKUNGAN HIDUP PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Muammar Hudawy 2. Tempat/tanggal lahir : Pinrang, 13 September 1991 3. Asal komisariat : Komisariat STAIS Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Muammar Hudawy BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Supiansyah 2. Tempat/tanggal lahir : Kutai, 08 Juli 1979 3. Jenis Kelamin : Laki-laki 4. P. Tinggi / Jurusan : STIPER / Agroteknologi 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2006 LK II di Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG KEWIRAUSAHAAN PENGEMBANGAN PROFESI (KPP) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Supiansyah 2. Tempat/tanggal lahir : Kutai, 08 Juli 1979 3. Asal komisariat : Komisariat Agroteknologi Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Supiansyah BIODATA PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG SNGATTA PERIODE 1432-1433 H / 2011-2012 M 1. Nama : Reni Dwi Indarti 2. Tempat/tanggal lahir : Rembang, 14 Mei 1988 3. Jenis Kelamin : Perempuan 4. P. Tinggi / Jurusan : STAIS / Tarbiyah 5. Alamat : Sangatta Kutai Timur 6. Training yang pernah diikuti : LK I di Sangatta Tahun 2010 LK II di Tenggarong 2011 Pada kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M diamanahkan untuk menjabat sebagai WASEKUM BIDANG PEMBERDAYAAN UMAT (PU) PERNYATAAN KESEDIAAN Dengan senantiasa mengharap Rahmat dan Ridho Allah SWT, saya yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama : Reni Dwi Indarti 2. Tempat/tanggal lahir : Rembang, 14 Mei 1988 3. Asal komisariat : Komisariat STAIS Menyatakan bersedia menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta Periode 1432-1433 H / 2011-2012 M. Demikian pernyataan ini dibuat dengan fikiran jernih dan tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Billahitaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum Wr. Wb. Sangatta, 22 Dzulhijjah 1432 H 18 November 2011 M Tertanda : Reni Dwi Indarti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar